TribunManado/

2 Hari Pascasidang Terhadap Pelanggar Perda, Sampah Masih Berserahkan di TKB

Di depan pertokoan yang tutup pun terlihat masih banyak sampah. Tidak hanya berserakan, sampah juga menumpuk.

2 Hari Pascasidang Terhadap Pelanggar Perda, Sampah Masih Berserahkan di TKB
TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI
Sampah masih berserakan di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Manado 

Laporan Wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Setelah sidang pelanggaran peraturan daerah (perda) sampah kembali dilaksanakan Jumat (11/8/2017) siang di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) tidak ada yang berani lagi membuang sampah semberangan.

Namun itu hanya terjadi ketika ada penindakan dari pemerintah kota Manado.

Pantauan Tribun Manado, Minggu (13/8/2017) pukul 11.00 Wita. Di Taman Kesatuan Bangsa (TKB), sampah masih saja bertebaran. Ada botol bekas air mineral, bungkus rokok bekas, hingga kertas bungkus nasi bekas.

Tidak hanya disitu, di sekitaran TKB juga sampah masih terlihat berserakan. Di dekat tempat sampah pun seperti itu.

Di depan pertokoan yang tutup pun terlihat masih banyak sampah. Tidak hanya berserakan, sampah juga menumpuk.

Sampah menumpuk di kompleks pertokoan kawasan TKB Manado, pada Minggu (13/8/2017)
Sampah menumpuk di kompleks pertokoan kawasan TKB Manado, pada Minggu (13/8/2017) (TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI)

Aktivitas di TKB saat itu seperti biasanya, di hari libur ini masyarakat memilih untuk bersantai di taman ini. Kios-kios rumah makan tidak semua tutup. Hanya beberapa yang terlihat tertutup terpal.

Sebelumnya, Wakil Dekan Satu Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Dr Ralfie Pinasang sidang bagi pelanggar perda sampah sebaiknyan dilakukan setiap hari.

"Penegakan perda jangan setengah setengah. Harus berkelanjutan. Jangan hanya hari ini yang sudah diberi sanksi kemudian besok tidak. Harus berkelanjutan. Siapa yang melanggar harus ditindak," ujar dia.

Penegakan perda kata dia, lebih cepat lebih bagus. "Pemkot harus konsisten. Jangan hari ini ditegakan besok tidak. Masyarakat nanti akan melakukannya lagi," ujar dia.

Lanjut Ralfie memang semua aturan pemerintah termasuk perda harus ditaati oleh masyarakat.

"Namun pemerintah juga harus membenahi kota. Jangan hanya memberikan sanksi. Pengangkutan dan pengelolaan sampah harus profesional. Jadi harus seimbang," ujar dia.

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help