TribunManado/

Syok! Door Door! Saksi Kunci Kasus e-KTP Ditemukan Tewas

Johannes tewas tertembus peluru di sebuah rumah yang dia sewa di perumahan elit Los Angeles seharga US$ 25.000 per bulan.

Syok! Door Door! Saksi Kunci Kasus e-KTP Ditemukan Tewas
Kontan
Johannes Marliem. 

Hal ini mengingat keterlibatan Johanes juga sebagai peserta vendor e-KTP.

"Kita tidak bisa menelan mentah-mentah apa yang disampaikan Johanes Marlin. Kita tahu Johanes Marlin yang juga ikut berpartisipasi dalam vendor dan dia kalah," ungkap Mulfachri

Politisi PAN ini juga mengimbau agar KPK yang rencananya akan menyambangi Johanes Marliem ke Amerika Serikat agar waspada.

Karena Johanes tidak punya kepentingan menyimpan bukti rekaman tersebut.

"Paling tidak aparat berkepentingan apa yang dimiliki Johanes Marlin mengambil hati-hati dalam hasil rekaman itu," kata Mulfachri.

Tanggapan KPK

Meninggalnya Johannes Marliem di Amerika Serikat yang diduga bunuh diri, dimana yang bersangkutan merupakan saksi kunci korupsi e-KTP dipastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)penyidikan korupsi e-KTP akan tetap berjalan.

"‎Untuk penanganan perkara e-KTP kami punya bukti kuat, penyidikan e-KTP untuk dua tersangka SN (Setya Novanto) dan MN (Markus Nari) tetap jalan," tegas Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Jumat (11/8/2017) di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

‎Diketahui demi bisa menyerat ketua DPR RI, Setya Novanto sebagai tersangka, penyidik KPK harus mengejar bukti hingga ke luar negeri, yakni Johannes Marliem di AS dan Paulus Tannos di Singapura.

Johannes Marliem merupakan pemasok alat pengenal sidik jari atau automated fingerprint identification system (AFIS) ke konsorsium penggarap e-KTP tahun 2011-2013.

Halaman
1234
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help