TribunManado/

Perjalanan Menantang, Lelah pun Terobati Lihat Pesona Air Terjun Koloman

Dalam perjalanan akan melintasi beberapa sungai kecil kemudian harus menerobos semak belukar serta harus mendaki akar pepohonan yang dipenuhi lumut

Perjalanan Menantang, Lelah pun Terobati Lihat Pesona Air Terjun Koloman
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Air Terjun Koloman di Desa Dumagin B, Kecamatan Pinolosian Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) 

Laporan Wartawan Tribun Manado Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Desa Dumagin B yang terletak di Kecamatan Pinolosian Timur (Pintim) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), banyak menyimpan "surga" tersembunyi.

Satu diantaranya adalah Air Terjun Koloman yang berada di kawasan perkebunan Koloman.

Untuk menuju ke lokasi air terjun ini, anda harus menggunakan kendaraan bermotor selama 15 menit, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 15 menit.

Sebelum memulai perjalanan menantang tersebut, anda sebaiknya harus diperlengkapi dengan beberapa perangkat berupa sepatu gunung, celana panjang, dan jangan lupa bawa bekal.

Dalam perjalanan anda akan melintasi beberapa sungai kecil kemudian harus menerobos semak belukar serta harus mendaki akar pepohonan yang dipenuhi lumut hijau.

"Air terjun ini baru ditemukan tahun lalu oleh seorang warga yang berburu babi hutan. Karena air terjun ini masuk kawasan hutan yang dilindungi," kata Karmawan Makalalag, Sangadi Desa Dumagin B.

Rasa lelah dalam perjalanan akan terobati ketika menyaksikan derasnya air jatuh dari ketinggian kurang lebih 20 meter.

"Kami nanti tahu ketika ada informasi bahwa banyak pemuda Dumagin yang datang mandi di air terjun ini," katanya.l

Ke depan, pihaknya akan mengusulkan ke Dinas Pariwisata dan Budaya agar air terjun Koloman dijadikan sebagai lokasi wisata.

"Rencananya ke depan akan dibuatkan jalan setapak menuju lokasi air terjun Koloman dan anggarannya melalui Alokasi Dana Desa (ADD)," kata Sangadi.

Amir, penjaga kebun di dekat air terjun mengatakan, dirinya belum lama mengetahui ada air terjun yang indah dekat kebunnya.

"Baru setahun saya tahu kalau diatas kebun cabe saya ada air terjun," kata dia.

Menurut Amir, belakangan air terjun tersebut mulai sering dikunjungi warga.

"Paling banyak hanya pemuda dan remaja Dumagin yang datang mandi," tukasnya.

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Aldi_Ponge
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help