TribunManado/

Gerinda Siapkan Penantang JWS-Ivansa di Pilkada Minahasa

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulawesi Utara meracik strategi menghadapi pemilihan kepala daerah.

Gerinda Siapkan Penantang JWS-Ivansa di Pilkada Minahasa
tribun manado
Bupati Minahasa Jante Wowiling Sajow (JWS) dan Wabup Ivan Sarundajang (Ivansa) saat merayakan empat tahun kepemimpinan mereka di Taman God Bless Tondano, Jumat pekan lalu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulawesi Utara meracik strategi menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018 khususnya di Minahasa.
Partai besutan Prabowo Subiato ini menyiapkan penantang untuk mengalahkan incumbent (petahana).

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Sulut Melky Suawah menjelaskan, strategi meracik penantang petahana terinspirasi dari Pilkada DKI Jakarta. Calon Gerindra Anies Baswedan-Sandiaga Uno berhasil mengalahkan petahana Basuki Tjahaya Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

"Dari analisa kita, Pilkada Minahasa ini bisa seperti Pilkada DKI, penantang mengalahkan incumbent. Anies-Sandi dulu ditempatkan survei paling bawah, tapi bisa menang," ungkap Suawah.

Dia berpendapat, usungan PDIP tak akan jauh-jauh dari incumbent. Petahana dimaksud jika bukan Jantje Wowiling Sajow (JWS) tentu Ivan Sarundajang (Ivansa).
"Soal incumbent tidak usah berpolemik, tidak lari dari incumbent. Istilahnya namanya nasi goreng, nasi goreng juga," ungkapnya.

Untuk menyiapkan penantang, Gerindra akan mulai membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah untuk maju pada suksesi di Minahasa mulai Senin 14 Agustus.
"Kalau kita mau menyiapkan penantang, tentu harus penantang yang sepadan, kita buka penjaringan," ujarnya.

Ada sejumlah figur eksternal yang sudah melakukan berkomunikasi dengan Gerindra, yakni petahana JWS dan Ivansa. Kemudian Birokrat Mecky Onibala dan Ketua Partai Golkar Minahasa Careig N Runtu (CNR).
Untuk internal partai nama yang mencuat Herry Tombeng, Mantoyo Rambitan dan Wenny Lumentut.

Gerindra saat ini lebih cenderung jadi penantang, tapi saat ini itu belum jadi keputusan partai. Dalam politik semua bisa berubah.
"Dalam hal ini, bukan berarti kita menganggap incumbent besar. Partai menempatkan kader memenangkan pilkada, visi misi partai tercapai di Minahasa. Paling penting rakyat sejahtera, bahagia kan asyik," ungkapnya. *

STORY HIGHLIGHTS
* Usungan PDIP tak akan jauh dari incumbent
* Figur eksternal JWS, Ivansa, Mecky Onibala dan Careig Runtu
* Figur internal Herry Tombeng, Mantoyo Rambitan dan Wenny Lumentut

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help