TribunManado/

Tiga Pejabat Boltim Diberhentikan tidak Hormat

Tiga pejabat di lingkungan Pemkab Boltim diberhentikan dari jabatan, Kamis (10/8) di ruang rapat kerja Wakil Bupati Rusdi Gumalangit.

Tiga Pejabat Boltim Diberhentikan tidak Hormat
NET
Ilustrasi

Laporan wartawan Tribun Manado Vendi Lera

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN -  Tiga pejabat di lingkungan Pemkab Boltim diberhentikan dari jabatan, Kamis (10/8) di ruang rapat kerja Wakil Bupati Rusdi Gumalangit.

Tiga pejabat tersebut yakni Kaban Kesbangpol Jemmie Golonda, Sekretaris DPMD Mursyd Potabuga, dan Kepala Bagian Hukum Syaifudin Umar.

"Ketiga pejabat tersebut merupakan mantan terpidana. Maka sesuai peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017, diberhentikan dengan tidak hormat  sebagai PNS," kata  Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Robbi Mamonto

Kata dia, ketiga pejabat tersebut sekarang telah berhenti dari jabatan dan digantikan oleh Sekretaris Badan Kesbangpol, Rudi Suardi Malah menjabat sebagai Plt Kaban Kesbangpol.

Kabid Politik Dalam Negeri dan Daerah, Badan Kesbangpol Hendra Tangel menjabat Plt Kepala Bagian Hukum, kemudian  Kepala Bidang Peningkatan Usaha Ekonomi Masyarakat dan Teknologi Tepat Guna, DPMD Kisman Paputungan  menjabat Plt Sekretaris DPMD.

Lanjutnya, pejabat yang telah mengantikan, agar dapat bekerja sesuai dengan peraturan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Wakil Bupati Rusdi Gumalangit mengatakan, dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab ASN harus tunduk dan patuh pada aturan.

"Karena jika tak patut pada aturan, pasti akan ditindak sesuai sanksi yang berlaku sedangkan kalau patut pasti akan naik jabatan,"ujar Rusdi Gumalangit.

Kata Rusdi, pejabat di satuan kerja harusnya dapat membangun kondisi kerja yang nyaman bersama staf, agar setiap pekerjaan bisa berjalan dengan baik.

Lanjut dia, terus lakukan koordinasi serta bangun hubungan dengan lintas SKPD. Karena melihat kondisi saat ini, banyak pekerjaan mengharuskan melakukan kerja sama. (

Penulis: Vendi Lera
Editor: Rine_Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help