OJK Berharap NPL Perbankan di Sulut 3,5 Persen

Noan Performing Loan (NPL) bank umum konvensional di Sulawesi Utara (Sulut) pada semester II 2017 diharapkan berkisar antara 3,5-3,8 persen.

OJK Berharap NPL Perbankan di Sulut 3,5 Persen
KONTAN/DJUMI PARTAWIJAJA

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Noan Performing Loan (NPL) bank umum konvensional di Sulawesi Utara (Sulut) pada semester II 2017 diharapkan berkisar antara 3,5-3,8 persen. Dengan demikian masih di bawah aturan Bank Indonesia, yaitu di bawah 5 persen.

"Kami perkiraan sampai dengan posisi semester II 2017 kami berharap NPL dapat turun di sekitar 3,5-3,8 persen," ujar Kepala Kantor Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara (Sulutgomalut), Elyanus Pongsoda, Selasa (8/8/2017).

Pongsoda menambahkan hal ini karena permasalahan yang menjadi perhatian bank umum konvensional kedepan adalah NPL, dalam tiga bulan terakhir terus meningkat 3,82 persen pada Maret, 3,93 persen April dan 4,19 persen pada Mei 2017. "NPL pada Mei 2017 sebesar 4,19 persen atau Rp1,3 triliun naik 17,32 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Merupakan
tertinggi di indonesia," ujarnya.

Untuk itu pihaknya sudah kumpulkan pemimpin seluruh bank umum konvensional minggu lalu terkait permasalahan NPL yang semakin meningkat ini. Sehingga menjadi perhatian pimpinan perbankan untuk mengatasinya,.

Sedangkan sampai dengan Mei 2017 jumlah aset bank umum konvensional Rp44 triliun tumbuh 6,49 persen(YoY). Sedang kredit tumbuh 7,11 persen dan DPK 2,55 persen, Sedangkan LDR naik 4,37 persen (YoY).

"Dari data tersebut, perkiraan kami pada semester II tidak akan berbeda jauh dengan kondisi riil pada Mei tersebut," ungkapnya.

Terpisah, Direktur Utama Bank SulutGo Jeffry Dendeng mengungkapkan NPL di bank yang dipimpinnya masih jauh di bawah ketentuan Bank Indonesia, yaitu 5 persen. Meskipun demikian memang ada kenaikan dibandingkan dengan tahun lalu.

Namun demikian pihaknya berupaya untuk menekan NPL dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit. (erv)

Penulis: Herviansyah
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved