TribunManado/

Yasti Akan Kenakan Pajak Progresif pada Lahan Tidur

Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow menegaskan agar camat dan sangadi bisa memenuhi capaian target pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan tahun

Yasti Akan Kenakan Pajak Progresif pada Lahan Tidur
ISTIMEWA
Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow bertemu Menteri Energi Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan pada Senin (10/9/2017)

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow menegaskan agar camat dan sangadi bisa memenuhi capaian target pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan tahun 2017 ini. Berkaca dari tahun 2016 lalu, target tak tercapai.

"Ini perlu mendapatkan perhatian yang sangat serius dari kita semua, mengingat dari laporan yang saya terima, untuk capaian PBB perdesaan dan perkotaan pada tahun 2016 yang lalu belum memenuhi target sebagaimana yang telah ditetapkan," ujarnya Senin (7/8).

Yasti menyampaikan itu dalam acara penyerahan SPPT dan DHKP PBB perdesaan dan perkotaan tahun 2017 di Ramadina Convention Hall, Lolak. Turut hadir sangadi, lurah dan camat se-Bolmong. Tahun ini, target penerimaan pajak sebesar Rp 2.810.656.445.

Angka ini terdiri dari PBB perdesaan Rp 2.625.884.747 dan PBB perkotaan Rp 184.771.698. Pemkab Bolmong memberi batas waktu pada para sangadi dan camat untuk membayarnya hingga 15 Desember 2017 mendatang.

"Meski kegiatan penyerahan surat pemberitahuan pajak terhutang seharusnya pada Maret lalu, namun tidak boleh menyurutkan semangat kita semua untuk dapat merealisasikan target penerimaan PBB perkotaan dan perdesaaan Tahun 2017," ujar Yasti.

Bupati pun meminta camat dan sangadi serta lurah segera mendistribusikan SPPT dan DHKP PBB kepada setiap wajib pajak dengan pendekatan dan pembinaan. Sehingga tingkat kesadaran masyarakat membayar pajak dari waktu ke waktu semakin membaik.

Dalam kesempatan ini Yasti juga menyinggung soal pemberlakuan pajak progresif pada lahan tidur. Ini dalam upaya peningkatan sektor pertanian di Bolmong. Pajak ganda akan diberlakukan, apalagi kepada pemilik tanah yang bukan warga Bolmong.

Tahun 2016 lalu, tercatat hanya dua kecamatan yang merealisasi PBB sampai 100 persen. Yakni Dumoga Utara dan Bilalang. Kepala Badan Keuangan Daerah, Ashari Sugeha menyampaikan dua daerah ini yang tertinggi, di samping daerah lainnya yang tak capai target. (fin)

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help