TribunManado/

Noho Minta Keintjem Dicopot! Berikut Beberapa Kesalahan Dirut PD Pasar Versi Pedagang

Tuntutan pedagang akhirnya dituangkan dalam berita acara rapat bersama, Senin (7/8) di ruangan rapat Asisten 1 Pemerintah Kota (Pemko) Manado.

Noho Minta Keintjem Dicopot! Berikut Beberapa Kesalahan Dirut PD Pasar Versi Pedagang
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Perusahan Daerah (PD) Pasar Kota Manado, di bawah Ketua PD Pasar Ferry Keintjem melakukan penertiban bangunan liar dan pedagang yang berjualan di badan jalan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Tuntutan pedagang akhirnya dituangkan dalam berita acara rapat bersama, Senin (7/8) di ruangan rapat Asisten 1 Pemerintah Kota (Pemko) Manado. Hadir sebagai perwakilan Pemko Manado ialah Sekretaris Daerah Kota Manado Rim Usulu, Asisten 1 Micler Lakat dan Asisten 2 Ferry Siwi.

Syabarudin Noho, dari perwakilan pedagang awalnya menyampaikan unek-unek mereka soal kepemimpinan Ferry Keinjtjem sebagai dirut PD Pasar. Ia menyebut soal adanya balik nama di dalam kios sebesar Rp 9 Juta.

"JUga soal tanda bukti. Kami hanya mendapatkan nota biasa," katanya.

Noho juga menyebutkan soal perubahan sewa. Dahulu katanya saat dirut pasar dipegang Rum Usulu harga sewa lapak 2 kali 4 meter sebesar Rp 250 Ribu sekarang sudah Rp 4 Juta.

"Dirut pasar juga membuat intimidasi. Bahkan pertemuan saat halal bihalal dijadikan hoax seakan-akan kami mendukung pembongkaran pasar," ujarnya.

Soal hanggar, kata Noho juga menjadi masalah. Saat beberapa bagian dibongkar pedagang dijanjikan akan berjualan di situ.

"Padahal daya tampungnya hanya 72 pedagang. Total pedagang 190 orang," katanya.

Keintjem juga katanya sudah mengambil uang Rp 210 Juta kepada Haji Gani untuk pembuatan toilet. Uang belum dikembalikan.

Noho meminta agar Keintjem dicopot. Tapi, Lakat mengatakan pencopotan kewenangan badan pengawas.

Sebelumnya forum pedagang bersatu itu berdemo di depan kantor walikota Manado. Mereka menagih janji wakil walikota Manado Mor Bastiaan untuk menindkalanjuti permasalahan mereka dengan Dirut PD Pasar Kota Manado.

"Copot jabatan Dirut PD Pasar Kota Manado Alfrets Fery Keintjem karena gaya kepemimpinan yang otoriter, mengadu domba, mengancam dan mengintimidasi para pedagang serta berbahasa tidak santun dan melakukan indikasi pungli, pemalsuan dokumen penipuan atau ingkar janji maupun adanya pembohongan publik atau hoax," teriak mereka bergantian.

Mereka juga meminta menghentikan pembongkaran dan mengembalikan tempat jualan para pedagang yang dibongkar oleh Dirut PD Pasar Manado. Menurut mereka itu improsedural.

Sementara tuntutan mereka kepada Kajati Sulut ialah mengusut tuntas adanya indikasi pungli, pemalsuan dokumen dan penipuan atau ingkar janji yang dilakukan Dirut PD Pasar. Mereka memohon agar dipercepat tahapan proses penyelesaiannya.

Kertas-kertas tuntutan diikat di dalam sekuntum bunga dan diserahkan kepada banyak orang. Yang awal menerima ialah asisten 1 ditemani beberapa pejabat eselon dua seperti Kasat Pol PP Xaverius Runtuwene. (dma)

Penulis: David_Manewus
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help