TribunManado/

Bayi yang Dibuang di Kawasan Kampus Unima 'Laris', Istri Kapolres Minahasa Ingin Angkat Anak

Ditemukannya bayi perempuan di kawasan Kampus Unima menarik perhatian warga, bahkan banyak yang sudah mengajukan diri untuk menjadi orang tua angkat.

Bayi yang Dibuang di Kawasan Kampus Unima 'Laris', Istri Kapolres Minahasa Ingin Angkat Anak
ALPEN MARTINUS
bayi yang dibuang di kawasan kampus Unima 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO- Ditemukannya bayi perempuan di kawasan Kampus Unima menarik perhatian warga, bahkan banyak yang sudah mengajukan diri untuk menjadi orang tua angkat.

"Sudah ada lima orang yang mengajukan diri tadi untuk menjadi orang tua namun tetap kan ada prosesnya, kami hanya merawat anak ini agar tetap sehat," jelas Oliviane Rattu Kabid Pelayanan Medik RSUD Sam Ratulangi Tondano.

Menurutnya, sementara waktu anak tersebut sudah diberi nama Jenifer."Tapi sementara saja, kalau sudah ada orang tua terserah akan diganti nama apa," ujar dia.

Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair sempat datang melihat bayi tersebut mengatakan saat ini sementara menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan kasus penemuan bayi tersebut dan berharap bisa secepatnya menemukan ibu bayi ini lantaran masuk dalam tindak pidana menelantarkan anak.

"Untuk sementara perawatan bayi menjadi tanggungjawab Polres Minahasa bersama pihak rumah sakit, terpenting bayinya dalam keadaan sehat dan selamat," ujarnya.

Ia berharap kepada orang tua bayi bisa datang untuk melapor."Tidak perlu takut, datang saja untuk melaporkan," ujarnya.

Jika ada yang ingin mengadopsi anak tersebut menurutnya tidak masalah namun harus melewati proses yang tidak mudah."Prosedurnya ada dan tidak semudah itu, dan sekarang status quo dirawat oleh Polres Minahasa lantaran terkait tindak pidana," ujarnya.

Kapolres Minahasa tak datang sendiri, namun bersama dengan istrinya Rani Tri Suci. Melihat bayi tersebut hatinya luluh, bahkan ia sempat menimang bayi mungil tersebut.

"Saya dapat informasi dari media sosial bahwa ada bayi yang dibuang di got, dan kami cek, saya kasihan melihat bayi ini, mereka adalah anugerah Tuhan terlepas dari mungkin hasil pergaulan bebas atau kenakalan remaja kita tidak tahu, namun anak tersebut tetap harus dijaga dan dirawat dengan baik," jelasnya.

Sebenarnya berdasarkan keinginan ia sangat berharap bisa membesarkan anak tersebut."Prosesnya sangat banyak sebab harus membutuhkan persetujuan juga, kalau Tuhan mengizinkan kami sangat berharap bisa membesarkan anak ini, sebab kami sangat mengharapkan anak perempuan karena anak kami tiga laki-laki semua," jelasnya.

Ia mengatakan, merasakan kontak saat menimang bayi tersebut, dan akan melakukan perawatan terhadap bayi perempuan tersebut."Ini mau cari perlengkapan bayi tersebut, soalnya katanya masih banyak yang kurang," ujarnya. (Amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help