TribunManado/

Warga Keluhkan Kurangnya Tenaga Medis di Puskesmas Atoga

Denny Marentek, warga Atoga Timur keluhkan tidak adanya tenaga medis di puskesmas desa (Puskesdes).

Warga Keluhkan Kurangnya Tenaga Medis di Puskesmas Atoga
VENDI LERA
Puskesmas Atoga 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN- Denny Marentek, warga Atoga Timur keluhkan tidak adanya tenaga medis di puskesmas desa (Puskesdes).

"Waktu lalu tenaga medis di puskesmas di Atoga ada, tetapi sejak 2016 sampai sekarang tidak ada perawat lagi yang menetap di puskesmas,"ujar Denny Marentek.

Kata dia, masalah yang dihadapi warga Atoga Bersatu adalah jika ada masyarakat sakit.

"Kami harus membawahnya ke puskesmas Nuangan atau Modayag. Jaraknya lumayan jauh. Kurang lebih 1-2 jam perjalanan,"kata dia.

Lanjutnya, aktivitas di puskesmas desa sekarang, hanyalah kegiatan Posyandu. Itu lagi kadang dilakukan, karena petugasnya dari Nuangan.

Sony Dayoh warga Atoga mengatakan, puskesmas di sini juga sering ditutup. Apabila ada masyarakat sakit, maka harus ke puskesmas Modayag atau Nuangan.

Kata dia, pernah kejadian bulan lalu, ada masyarakat di sini, ingin melahirkan. Jadi dirujuk ke puskesmas Nuangan. Karena jaraknya terlalu jauh, sehingga melahirkan di dalam mobil.

"Saya hanya meminta, kalau boleh ada bidan atau perawat untuk pertolongan pertama," ujar Soni Dayoh.

Sekretaris Desa Atoga Induk Lusiana Langki mengatakan, memang puskesmas di Atoga merupakan satu-satunya. Jadi memang sangat dibutuhkan masyarakat.

"Kasihan warga di Atoga bersatu ini, jika sakit dan tidak memiliki uang. Lanjutnya jumlah penduduk di Atoga induk sekitar 400 kepala keluarga. Belum ditambah Atoga Timur," ujar Lusiana Langki

Halaman
12
Penulis: Vendi Lera
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help