TribunManado/

Malam ini Jupiter dan Saturnus Bisa Diamati dari Tempat ini

Acara yang didukung Imah Noong itu terbuka bagi umum. Seluruh pengunjung dapat menikmati pesona antariksa di tengah kota.

Malam ini Jupiter dan Saturnus Bisa Diamati dari Tempat ini
KURNIASIH BUDI/ KOMPAS.com
Peringatan hari antariksa nasional diperingati dengan menggelar Dark Sky Night (malam langit gelap) pada 6 Agustus 2017. Pencinta astronomi bisa menikmati bintang, Jupiter, dan Saturnus di halaman Gedung Sate, Bandung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pecinta astronomi tak perlu pergi jauh-jauh dari tengah Kota Bandung untuk menikmati dan mengamati benda-benda langit seperti rasi bintang, planet dan satelitnya.

Pada Minggu (6/8/2017) malam, angkasa dan peristiwa astronomi dapat diamati di halaman Gedung Sate, Kota Bandung.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menggelar Dark Sky Night (Malam Langit Gelap) untuk menyambut Hari Antariksa Nasional.

Kepala Bagian Publikasi Setda Jawa Barat Ade Sukalsah mengatakan, mini planetarium dibuka sejak pukul 17.00 di aula barat Gedung Sate. Sedangkan, peneropongan dimulai pukul 20.00. Pecinta astronomi dapat meneropong bulan, Saturnur, dan Jupiter dengan teleskop.

"Kami meminta dukungan warga maupun (pengelola) perkantoran di sekitar Gedung Sate untuk mematikan lampu depan atau luar ruangan, selama satu jam saja," kata Ade di Gedung Sate, Sabtu (5/8/2017).  

Acara yang didukung Imah Noong itu terbuka bagi umum. Seluruh pengunjung dapat menikmati pesona antariksa di tengah kota.

Dark Sky Night merupakan rangkaian hari jadi Provinsi Jawa Barat yang ke-72. Kegiatan ini merupakan upaya mengedukasi masyarakat tentang antariksa dan polusi cahaya.

"Silakan warga berbondong-bondong pada Minggu malam berwisata edukatif secara gratis di halaman Gedung Sate," katanya.

Regulasi keantariksaan

Hari Antariksa Nasional diperingati setiap 6 Agustus sesuai dengan tanggal dimana Undang-undang No.21 tahun 2013 tentang Keantariksaan disahkan.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menilai regulasi ini penting bagi perkembangan keantariksaan nasional.

Peneliti Senior Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) LAPAN Gunawan Admiranto mengatakan, pengembangan keantariksaan bermanfaat untuk beragam sektor. Diantaranya, bidang ekonomi, pertahanan, dan keamanan.

Kegiatan keantariksaan, lanjut Gunawan, juga mengandung risiko seperti kegagalan peluncuran satelit dan roket, kemungkinan tabrakan akibat peluncuran, atau konflik antarnegara dalam penggunaan slot orbit dan sampah antariksa.

Artikel ini sudah ditayangkan kompas.com dengan judul : Hanya Hari Ini Jupiter dan Saturnus Bisa Diamati dari Gedung Sate

Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help