TribunManado/

Kota Kotamobagu Rebut Adipura Tapi Upah Petugas Kebersihan Masih Minim

Di tengah euforia kegembiraan kota Kotamobagu meraih anugerah Adipura Buana tahun 2017, secerca harapan datang dari petugas kebersiha

Kota Kotamobagu Rebut Adipura Tapi Upah Petugas Kebersihan Masih Minim
CHRISTIAN WAYONGKERE
Tatong Bara Konvoi Piala Adipura 

TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU - Di tengah euforia kegembiraan kota Kotamobagu meraih anugerah Adipura Buana tahun 2017, secerca harapan datang dari petugas kebersihan khususnya kernet truk angkut sampah.

"Saat memang untuk kesejahtraan baik, kami terima upah Rp 2 juta per bulan namun itu terasa belum cukup untuk penuhi kebutuhan keluarga sehari-hari," aku Hajiman Pomayaan (44) kepada Tribun Manado.

Menurut warga Desa Otam Kecamatan Pasi Barat, meski terasa kurang dirinya terus berupaya untuk memanfaatkan sebaik mungkin sambil mencukupkan apa yang telah diperoleh atas pekerjaannya sebagai petugas kebersihan untuk kebutuhan hidup.

"Karena masih kurang cukup, diwaktu luang saat tak bekerja sebagai tukang angkat sampah dan kernek truk angkut sampah, saya sering bertani tanam Nanas yang hasil lumayan untuk tambah-tambah biya dalam penuhi kebutuhan setiap hari," kata dia.

Setiap harinya Hajiman selalu diperhadapkan dengan berbagai macam kendala, namun bisa diselalui dengan baik.

Dalam sehari bersama rekan sejawat dua ret angkat lalu angkut dan membuang sampah di Tempat pembuangan akhir (TPA).

"Kerja sampai hari Sabtu, dan hari Minggu libur digunakan untuk berkebun Nanas atau meluangkan waktu bersama keluarga," pungkasnya.

Menyikapi itu Tatong Bara Walikota Kotamobagu akan mempertimbangkan intensif kepada para petugas orange alias petugas kebersihan.

"Intensif sudah kita hitung saat ini adalah yang terbaik, kedepan efek dari adipura adalah masuknya retribusi dengan adanya raihan di penghargaan dibidang kebersihan tingkat kepercayaan masyarakat akan senang dan rela dengan kewajiban mereka bayar retirbusii. Dan dengan itu bisa perhitungkan kembali intensif untuk mereka kalau keuangan daerah mencukupi," janji Tatong.

Selain itu pihaknya bakal mengcover seluruh areal kota mulai dari lorong-lorong untuk kendalikan sampah, yang bakal ditunjang dengan ketersediaan armada angkutan, sopir, petugas dan lainnya akan di hitung rasio wilayah dan kebutuhannya.(crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help