TribunManado/

Ikut Festival Danau Tondano, Puluhan Turis Asing Ikut Menari Katrili

Puluhan turis asing ikut menari bersama di Lapangan Sam Ratulangi, Tondano, tempat digelarnya Festival Danau Tondano, pada Sabtu (5/8/2017) siang.

Ikut Festival Danau Tondano, Puluhan Turis Asing Ikut Menari Katrili
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
Pengunung ikut menari katrili dalam festival Danau Tondano 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Puluhan turis asing ikut menari bersama di Lapangan Sam Ratulangi, Tondano, tempat digelarnya Festival Danau Tondano, pada Sabtu (5/8/2017) siang.

Charles Kipsang asal Kenya mengaku senang datang ke Tondano apalagi sudah diajak untuk menari bersama pada pergelaran Festival Danau Tondano.

"Senang sekali, tarian yang sangat bagus, dan di sini juga orangnya sangat bersahabat dengan kami," ujarnya.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Minahasa Jantje Sajow. Tampak hadir Wakil Bupati Ivan Sarundajang, Sekda Minahasa Jeffry Korengkeng dan Forkopimda Minahasa.

 
Beberapa peragaan kebudayaan ditampilkan dalam acara tersebut. Semisal, tarian kawasaran, atraksi drum band, peragaan busana khas Minahasa ataupun dari mancanegara.

Menariknya, sejumlah turis mancanegara ikut menari katrili bersama warga dan Bupati Minahasa. Kendati terik matahari menyengat namun pengunjung antusias menari.

Bupati Minahasa Janjte Sajow memberi apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam Festival Danau Tondano tersebut.

Katanya, pesona dan keindahan Danau Tondano sudah tidak diragukan lagi. Tak hanya menjadi andalan pariwisata daerah tetapi juga mampu menjadi tempat mata pencaharian masyarakat di sekitarnya.

"Semangat ini sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk menjadikan pariwisata sebagai leading sector prioritas pembangunan daerah bumi nyiur melambai," jelas dia. 

Ia mengatakanagenda ini diharapkan mampu mengajak masyarakat Minahasa secara khusus dan masyarakat Sulawesi Utara secara umum untuk lebih mengenal,  mencintai, dan merasa bangga akan seni budaya lokal serta keindahan alam yang dimiliki.

Katanya, paling penting adalah semua mampu menjaga,  merawat secara fisik kondisi danau agar tetap asri dan indah yang jauh dari pencemaran dan perusakan lingkungan sekitarnya. 

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help