TribunManado/

Dua Remaja Jemaat GMIM Yobel Raih Duta Genre 2017

Prestasi membanggakan ditorehkan dua remaja GMIM Yobel Wilayah Bitung 3 diajang Kreatif Remaja 'Pemilihan Duta Genre' Provinsi Sulut

Dua Remaja Jemaat GMIM Yobel Raih Duta Genre 2017
IST
Aquila dan Love duta genre dari remaja jemaat GMIM Yobel diabadikan bersama pendeta jemaat Pdt Franky P Kalalo MTh usai ibadah Minggu (6/8) 

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Prestasi membanggakan ditorehkan dua remaja GMIM Yobel Wilayah Bitung 3 diajang Kreatif Remaja 'Pemilihan Duta Genre' Provinsi Sulut Tahun 2017 selama 2 sampai 5 Agustus di Hotel Grand Puri Manado.

Adalah remaja Aquila Kalalo meraih juara 3 jalur masyarakat duta genre, Lovinka Wuisang peraih duta genre putri persehabatan dan Febrian Luas meraih finalis Dute GenRe.

"Bisa raih gelar persehabatan karena memang saya ingin berteman dengan semua orang tidak memandang siapapun dia," kata Lovinka Wuisang kepada Tribun Manado, Minggu (6/8).

Menurut Love sapaannya kegiatan yang dia ikut bersama remaja lainnya sangat bermanfaat, khususnya bagi generasi muda. Dengan kegiatan ini, mereka mendapat pembinaan dan dididik agar dapat merencanakan masa depan dengan baik serta dapat menjadi generasi yang berkualitas.

"Yang saya dapat dari mengikut kegiatan ini, adalah dengan menjauhi narkoba, pernikahan dini, seks bebas, dan juga hal negatif lainnya. Diganti dengan melakukan tetapi kegiatan positif seperti belajar, membaca dan menyalurkan hobi berolahraga agar dapat menjadi kebanggaan orang tua, gereja, bangsa dan negara," kata dia.

Aquila peraih gelar juara 3 merasa puas dengan yang didapat. Menurut Putra dari Pdt Franky P Kalalo MTh dan Eveline Kalalo Awui kegiatan tersebut sangat baik.

"Bukan hanya untuk mencari pasangan ke Nasional tetapi juga untuk mengembangkan kesiplinan, kreatifitas, kepercayaan diri, kecerdasan emosional, dan kebersamaan dengan orang lain," kata Aquila.

Apa yang dia dapat di ajang yang diikuti oleh pelajar dan mahasiswa dari jalur pendidikan sekolah dan Universitas serta jalur masyarakat gereja dan organisasi masyarakat serta agama akan menerapkannya dalam kehidupannya sehari-hari.

"Saya akan melakukan penyuluhan, konseling, serta memberikan informasi kepada teman-teman lain," tandasnya.

Terpisah Jane Tahulending pembinda sekaligus pengurus kompelka remaja jemaat GMIM Yobel menjelaskan tujuan kegiatan secara umum untuk meningkatkan kreatifitas dan intelektual dari sesama pengurus PIK ( Pusat informasi dan Konseling) Remaja di Sulawesi utara.

"Berkaitan dengan jemaat dan masyarakat melalui pengurus PIK R yang ada dapat menjadi Duta Generasi berencana mendukung program dari BKKBN untuk membantu permasalahan remaja saat ini yaitu dikenal dengan Triad KRR 3 resiko yangg dihadapi oleh para remaja yaitu sex bebas, NAPZA, HIV aids sehingga para remaja dapat memiliki masa depan yg lebih baik dan berkualitas bagi masyarakat, bangsa dan negara," urainya.

Di tengah jemaat, para Duta Genre dapat menjadi berkat bagi sesamanya ketika mereka menjadi "change agent" atau agen perubahan di lingkungan mereka dgn menjadi seorang konselor sebaya.(crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help