TribunManado/

Olga Keluhkan Beda yang Dibayar dan Tertera

MUHAMMAD Lutfi, warga Kelurahan Monggonai mengeluhkan pembayaran kelengkapan berkas administrasi kendaraan seperti biaya Surat Tanda Nomor Kendaraan

Olga Keluhkan Beda yang Dibayar dan Tertera
TRIBUNMANADO
Skema pembayaran pajak 

TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU-MUHAMMAD Lutfi, warga Kelurahan Monggonai mengeluhkan pembayaran kelengkapan berkas administrasi kendaraan seperti biaya Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), biaya pajak, pendaftaran dan fisik kendaraan.

"Total yang dibayarkan Rp 1.266.500, meliputi biaya pajak Rp 991.000 ribu, pembuatan STNK Rp 200 ribu, pendaftaran Rp 50 ribu dan fisik Rp 25 ribu. Agak berat biaya ini," ujar Muhammad usai melakukan pembayaran di Kantor UPTB Samsat Kotamobagu, Rabu (2/8), kemarin.

Dia mengaku merogoh kocek lebih dari pembayaran yang biasanya dilakukan. "Sudah lupa berapa yang dibayar sebelum ini karena sudah lama," ujarnya sambil memperlihatkan STNK dan Surat ketetapan pajak yang dia pegang.
Olga Ellen, wajib pajak lain mengurungkan niatnya untuk naik bentor usai mengambil surat STNK dan Surat Ketetapan Pajak yang telah dia bayarkan pada bulan Juni 2017 lalu atas kendaraan motornya di Kantor Samsat Kotamobagu, Rabu (2/8).

"Cuma Rp 224.000 ribu lebih nilai yang tertera di STNK, kiapa kong kita punya ada bayar waktu bulan Juni 2017 lalu Rp 500 lebih, kalo bagitu kita mo pi tanya ulang," kata Ellen usai melihat nilai yang tertera di STNK, sembari berjalan cepat kembali ke Kantor Samsat.

Sayang saat hendak menanyakan itu di Kantor Samsat, mereka lagi istirahat makan siang."Nanti bale ulang abis dorang klar makan siang," tambahnya.

Ellen baru mengetahui nilai yang tertera di STNK beda dengan yang dia bayarkan waktu lalu. Dia kaget saat dijelaskan oleh tukang bentor lainnya mengenai pembayaran pembuatan STNK baru seperti yang ada tertera di STNK.

Nilai yang tertera Rp 224.000 ribu lebih, sedangkan yang dia bayarkan bulan Juni Rp 500 ribu lebih."Pajak kendaraan motor belum lewat," ujarnya lagi.

Pembayaran pajak dan STNK baru waktu dibayar pada bulan Juni 2017 Rp 500 ribu lebih, sekarang Rp 60 ribu pelat nomor.

"Tau ley kiapa pe mahal, cuma ada tulis bagitu di kwitansi, kita nyanda tanya berapa yang penting kita bayar. Itu pun Rp 500 ribu lebih diluar pelat nomor," ujarnya.

Selain itu dia mengeluhkan proses penerbitan STNK baru dan surat keterapan baru yang telah di bayar sejak Juni 2017. Kronologisnya Juni tanggal 17 Juni 2017 saat itu sudah akan masuk cuti bersama, datang lagi bulan Juli mereka bilang nanti balik lagi karena ada urusan ke Bitung.

Halaman
12
Tags
STNK
BPKB
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help