Terkait Kasus Yasti, Kejati Belum Terima SPDP

Terkait status Yasti Soepredjo Mokoagow yang kini telah menjadi tersangka kasus perusakan terhadap fasilitas milik PT Conch

Terkait Kasus Yasti, Kejati Belum Terima SPDP
TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI
Kajati Sulut Mangihut Sinaga SH MH 

TRIBUNMANADO.CO.ID-Terkait status Yasti Soepredjo Mokoagow yang kini telah menjadi tersangka kasus perusakan terhadap fasilitas milik PT Conch, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut mengatakan, pihaknya belum menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari penyidik Polda Sulut.

Hal ini diutarakan Yonie Mallaka, Kasie Penerangan Hukum Kejati kepada Tribun Manado, Senin (31/7).

"Saat ini, kami masih menunggu apakah SPDP kasus Yasti akan dikirim ke kita," ujarnya.

Ia mengatakan, intinya terkait dengan penahanan yang dilakukan oleh penyidik terhadap 27 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), itu merupakan kewenangan penyidik, termasuk penahanan yang dilakukan.

Mallaka menegaskan, pihak Kejati Sulut sudah menerima SPDP atas nama SM (oknum Satpol PP) dari tanggal 6 Juli hingga 13 Juli 2017.

Selanjutnya, Selasa (25/7), Kejati juga sudah menerima berkas perkara yang dibagi dalam tiga berkas perkara. Di antaranya, inisial SM ,AL dan AN. Mereka juga sudah membentuk tim jaksa penuntut umum.

"Saat ini, ketiga bekas perkara tersebut sedang dilakukan penelitian oleh tim jaksa. Dan kami memiliki waktu 14 hari. Nantinya, pada hari ke tujuh kami akan menetukan sikap apakah berkas perkara tersebut sudah bisa dinyatakan lengkap atau tidak," ujarnya.(ana)

Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved