TribunManado/

Gua Benteng, Jalur Emas Portugis di Kotabunan, Bolaang Mongondow Timur

Lubang gua hanya memiliki satu pintu, akan tetapi memiliki banyak lorong. Tembus ke mana lubang itu, tak ada yang tahu.

Gua Benteng, Jalur Emas Portugis di Kotabunan, Bolaang Mongondow Timur - gua-benteng_20170801_013211.jpg
istimewa
Gua Benteng, jalur tambang emas peninggalan Portugis.
Gua Benteng, Jalur Emas Portugis di Kotabunan, Bolaang Mongondow Timur - gua-benteng_20170801_013259.jpg
tribun manado
Satu di antara lubang masuk menuju Gua Benteng, tempat Portugis mencari emas di Kotabunan.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Awal abad ke-16 Portugis mulai menjelajahi bumi Nusantara.

Bolaang Mongondow Timur termasuk satu di antara daerah yang menunjukkan jejak kehadiran kolonial itu.

Di Desa Kotabunan ada gua yang menjadi jalur keluar masuk para pekerja tambang emas di bawah kendali Portugis.

Gua itu sekaligus merupakan saksi sejarah tambang emas pertama kali dibuka.

Saat didatangi Tribun Manado, Kamis (27/07/2017), kondisi lubang gua sudah tak terawat lagi.

Pintu masuk setinggi 2 meter serta lebar 4 meter hampir tertutup material tanah dan ditumbuhi rumput-rumputan.

"Kondisinya memang sudah seperti ini, pintu masuknya hampir tertutup oleh bebatuan," ucap Sahril Lasambu (51), petambang.

Kata dia, di dalam gua terdapat rel dan gerobak. Banyak petambang yang sering mencoba menaikinya.

Kondisinya masih bagus. Terdapat juga potongan kayu besar di sekeliling rel.

"Saya tidak tahu, kalau kayu itu untuk apa, yang pasti jumlahnya banyak," ucap Sahril.

Halaman
123
Penulis: Vendi Lera
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help