Fadli Zon Puji Perjalanan Politik Agus

Fadli Zon memuji perjalanan karier politik Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang adalah putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Fadli Zon Puji Perjalanan Politik Agus
Repro/Kompas TV
Agus Harimurti Yudhoyono (Agus Yudhoyono) saat membuka turnamen Asia Karate Championship SBY Cup XIV 2017 Jakarta-Indonesia di Mahaka Sports Mall, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (25/2/2017). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon memuji perjalanan karier politik Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang adalah putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Pasca Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu dengan SBY di Cikeas, Bogor minggu lalu, menjadi ramai dibicarakan.

Bahkan ada meme di media sosial, yang menggambarkan duet Prabowo dengan AHY.

Fadli menyebut perjalanan Agus di dunia politik memang menarik. Dia keluar dari militer demi ikut naik panggung pilkada Jakarta sebagai calon gubernur.

Meskipun kalah di pilkada, pengalaman bertarung di kancang pilkada Jakarta merupakan modal penting.

"Saya kira semua orang tentu punya perjalanan karier politik dan sebagainya dengan modal kemarin di (Pilkada) Jakarta kan termasuk yang debut sebagai politik itu menarik," kata Fadli Zon ketika ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (31/7/2017).

Namun menurutnya, modal pengalaman ikut bursa pilkada Jakarta belum cukup ‎untuk ikut bertarung di bursa pemilu presiden tahun 2019. Apalagi, digandengkan dengan Prabowo.

"Semua itu masih panjang, kita melihat nanti kalau kita bicara calon dan pasangan sangat tergantung partai lain yang mendukung, konfigurasi sangat menentukan," katanya.

 
Wakil Ketua DPR RI ini berharap Prabowo nanti berpasangan dengan orang yang tepat, yang bisa melengkapi.

"Iya kalau itu (melengkapi) pasti dan yang chance menangnya tinggi juga. Jadi saya kira kita belum bicara nama-nama," ujar Fadli.

Diberitakan sebelumnya, usai menghadiri acara bertema Malam Budaya Manusia Bintang 2017 di Jakarta Pusat, Sabtu (29/7/2017), Agus hanya tertawa ketika diminta menjawab perandaian kalau dirinya dipasangkan dengan Prabowo.

"He-he-he, pertanyaan menjebak itu. Saya tak mau membahas persoalan politik jangka pendek karena akan menimbulkan spekulasi yang liar. Saya tak ingin setiap pertemuan politik hanya diartikan sebagai pembentukan koalisi. Sebab, pertemuan itu tidak hanya membicarakan kepentingan kelompok tertentu," katanya.

Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help