TribunManado/
Home »

Sport

» Basket

Valentino Rossi dan Maverick Vinales Masih Kesulitan Pilih Ban

dua pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi, masih mengalami kesusahan dalam pemilihan ban yang cocok.

Valentino Rossi dan Maverick Vinales Masih Kesulitan Pilih Ban
MOTOGP.COM
Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales (Spanyol, kiri) dan Valentino Rossi (Italia), berbicara setelah sesi kualifikasi GP Americas di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Sabtu (22/4/2017). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Meski berada di jajaran peringkat lima besar klasemen sementara, dua pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi, masih mengalami kesusahan dalam pemilihan ban yang cocok.

Awalnya, ada dugaan dua pebalap ini, mengalami kesulitan ketika tim teknis pabrikan Yamaha melakukan perubahan pada pola standar sasis motor YZR-M1 di paruh musim balap MotoGP 2017.

Namun, ternyata saat dilakukan berbagai perubahan pada penyesuaian ban, malah Rossi dan Vinales kurang maksimal dalam performa balapan mereka.

Bahkan, kedua pebalap ini, kerepotan melakukan manuver ketika pilihan ban tidak cocok.

Seperti dilansir Tuttormotori danSpeedweek, beberapa kali Vinales dan Rossi merasa tidak pas ketika pemilihan ban mulai menyulitkan mereka di separuh putaran balapan.

Pilihan ban yang disediakan oleh Michelin, menurut Rossi dan Vinales, kerap tidak berfungsi maksimal, karena perubahan cuaca dari panas ke dingin atau sebaliknya.

Mereka berdua juga mengaku bahwa kompon yang ada di ban Michelin sepertinya tidak terlalu pas dengan kondisi perubahan suhu yang terjadi saat balapan. Akibatnya, pebalap kesulitan memaksimalkan kemampuan balapan.

"Saya sebenarnya senang ketika Michelin bisa menyediakan banyak pilihan ban baru-baru ini dan mereka mulai membuat berbagai penelitian terkait kompon yang sesuai untuk karekter berbeda di setiap balapan. Tapi, kami belum dapat memaksimalkan balap ketika perubahan suhu dan cuaca banyak memberikan pengaruh pada ban," beber Rossi.

 
Menurut pebalap berjuluk The Doctor itu, paruh musim berikutnya bakal menjadi pekerjaan rumah yang besar untuk seluruh kru tim dalam memilih kompon ban yang cocok di setiap seri.

"Ada kemungkinan kami bakal melakukan berbagai setelan lain untuk mencari titik penyesuaian dengan ban. Kami ingin maksimal di paruh musim beriktunya dan itu harus ada dukunga teknis yang mumpuni," kata pebalap asal Italia itu.

Hal senada juga dilontarkan Vinales. Pebalap bernomor start 25 ini, merasakan kurang nyaman ketika putaran balapan sudah lebih dari separuh. Ia merasa ban tidak sepenuhnya mendapatkan cengkeraman ke aspal dengan baik.

"Akan terasa seperti berputar lebih banyak atau spin. Pengereman kuat menjadi kurang maksimal, terutama saat sudut tikungan agak lebih sempit. Putaran yang terlalu kerap terjadi saat saya ingin kel;uar dari tikungan dengan cepat. Kondisi seperti ini harus menjadi perhatian tim supaya kami maksimal di parum musim berikutnya," kata Vinales.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Minggu (30/7/2017)

Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help