Renungan Minggu

RENUNGAN MINGGU : Harta Sejati Adalah Kebijaksanaan

Wajar bahwa harta yang diperoleh dipakai untuk sesama dan untuk pengembangan iman tapi tidak wajar kalau manusia menimbunnya untuk diri sendiri.

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Syair lagu cinta dan permata dalam refreinnya, "... harta adalah kiasan hidup semata, kejujuran, keikhlasan, itu yang utama. Jangan Kau taburi cinta dengan permata. Tetapi hujanilah semua dengan kasih sayang..."

Syair lagu ini merupakan satu dari banyak hal yang mengungkapkan pencarian manusia akan harta duniawi.

Wajar bahwa harta yang diperoleh dipakai untuk sesama dan untuk pengembangan iman tapi tidak wajar kalau manusia menimbunnya untuk diri sendiri.

Bukan hanya umat yang memiliki harta dunia tetapi gereja juga punya harta benda gereja yang kodratnya dipakai untuk pengembangan iman demi kemuliaan Tuhan.

Dalam bacaan Injil, Yesus mengajar banyak orang tentang harta yang sesungguhnya yakni Kerajaan Allah dalam Diri-Nya sendiri dan dalam Injil-Nya. Yesus mengajak untuk mengejar harta sejati.

Untuk harta sejati maka kita mestinya berjuang sekuat tenaga dan hendaknya memiliki keteguhan hati seutuhnya kepada Yesus.

Oleh karenanya dibutuhkan keterbukaan hati dan keberanian meninggalkan cara hidup yang lama.

Dengan sukacita dan sukarela, bukan karena takut dihukum, setiap pengikut Kritus hendaknya mengosongkan diri untuk memperoleh harta sejati yang memberikan jaminan kehidupan kekal. Hidup yang kekal itu yakni Allah memanggil setiap insani untuk hidup bersama-Nya dalam Kerajaan-Nya.

Bagi rasul Paulus, hidup bersama-Nya merupakan panggilan yang perlu dijawab oleh manusia. Dari semua orang dipanggil menjadi serupa dengan gambaran Putra-Nya, yakni dibenarkan dan dimuliakan.

Segala sesuatunya diarahkan kepada satu tujuan yakni menjadi serupa dengan Putera-Nya, Yesus Kristus.

Halaman
12
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved