TribunManado/

Masuk Pantai Lakban Bayar Karcis, Eh ke Toilet Airnya Juga Mesti Bayar

"Kalau habis mandi di pantai dan hendak membilas badan air harus di bayar. Saya bayar Rp 2.000 per jeriken kecil."

Masuk Pantai Lakban Bayar Karcis, Eh ke Toilet Airnya Juga Mesti Bayar
Indahnya panorama alam di sekitar Pantai Lakban, Ratatotok, Minahasa Tenggara 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Valdy Vieri Suak

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Objek wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Minahasa Tenggara (Mitra) yakni Pantai Lakban, masih banyak dikelukan pengunjung, Minggu, (30/07).

Salah satunya, ketersediaan toilet umum, dimana pengunjung sering mengelu karena untuk masuk toilet harus bayar.

"Padahal saat masuk sudah bayar karcis. Saya pikir sudah sama fasilitas di dalam termasuk toilet," ujar Priska Wowor salah satu pengunjung.

Ia mengatakan saat masuk ke toilet harus membayar air yang di jual.

"Kalau habis mandi di pantai dan hendak membilas badan air harus di bayar. Saya bayar Rp 2.000 per jeriken kecil," ungkapnya.

Dia juga mengatakan hal tersebut seharusnya tidak ada.

"Untuk itu pemerintah harus menyiapkan fasilitas dengan baik. Begitu pun toilet, sehingga air tak sulit dicari dan tak dimanfaatkan orang lain," jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Desten Katiandago mengatakan bahwa pihaknya sudah mengantisipasi akan hal tersebut.

"Untuk itu kita mantapkan infrastruktur dalam lokasih pantai. Sehingga nantinya biaya fasilitas akan ditagih sekaligus pada karcis masuk," jelasnya.

Menurutnya, saat ini Disparbud sedang membangun fasilitas toilet baru dan kamar mandi, serta galeri sovenir.

"Dan nantinya kita pastikan ketersediaan air lancar. Sehingga pengunjung tak kesulitan mencari air di toilet," ujarnya. (Val)

Penulis: Valdy Suak
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help