TribunManado/

Membaca Sambil Duduk di Atas Pohon, Tepi Danau Bakal Diterapkan di Kotamobagu

"Mungkin saja kalau di sekolah atau perpustakaan mereka bosan ehingga harus ciptakan inovasi yang baru agar terus menarik minat membaca."

Membaca Sambil Duduk di Atas Pohon, Tepi Danau Bakal Diterapkan di Kotamobagu
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Kepala dinas perpustakaan dan arsip daerah Kotamobagu Bambang Irawan Ginoga tengah merencakan program menggiatkan kembali minat membaca untuk pelajar berbagai tingkat di Kotamobagu.

"Jadi sebagai kepala dinas baru di dinas ini, program terdekat yang bakal dipersiapkan adalah giatkan lagi membaca namun tak hanya di perpustakaan melainkan di atas pohon, tepi danau, taman kota dan tempat lain," kata Bambang, Sabtu (29/7).

Dijelaskannya khusus untuk pemilihan tempat diatas pohon adalah membuat seperti dego-dego atau tempat duduk lesehan diantara pepohonan, supaya niat anak-anak untuk membacara semakin kerasan dengan tempat atau lokasi yang berbeda.

"Mungkin saja kalau di sekolah atau perpustakaan mereka bosan ehingga harus ciptakan inovasi yang baru agar terus menarik minat membaca," kata dia.

Selain itu Dinas perpustakaan dan arsip daerah bakal menambah buku-buku yang berhubungan dengan sejarah monumen atau patung yang ada di Kotamobagu, pemberian nama sebuah daerah dan semua yang berkaitan dengan pengetahuan seputar daerah Kotamobagu.

"Kami juga akan mengumpulkan data base dari seluruh dinas yang ada serta buku-buku yang unik yang mendidik" tukasnya.

Program dari Dinas Perpustakaan dan arsip daerah ini langsung disambut positif oleh Vanessa Suak siswa SMA N 1 KK.

"Pemerintah juga harus perhatikan ketersediaan kamus bergambar dan buku biologi khusus di sekolah karena masih kurang," jelas Vanessa.

Selain itu untuk menunjang program tersebut Vanessa memberi masukan melakukan perpustakaan keliling.

"Bisa juga berinovasi melakukan gerekan membaca di pantai bersama dengan teman dan guru pembimbing, karena dengan membaca beri manfaat menambah ilmu pengetahuan karena ilmu pengetahuan sangat penting," tandasnya.

Terpisah Nani Gobel selaku masyarakat Kotamobagu meminta kepada pemerintah melalui program ini untuk memfasilitasi anak-anak sekolah dengan buku-buku bacaan.

"Terutama kamus bergambar supaya minat baca terus terjaga karena sekarang membaca buku sudah tergeser dengan perkembangan teknologi," jelas Nani.(crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help