Aksi Simpatik Untuk Moha Siahaan, Puluhan Pemuda Kumpul 1.000 Tanda Tangan

Puluhan muda-mudi mengatas namakan Solidaritas Pemuda Peduli Totabuan gelar aksi simpatik kumpul 1.000 tanda tangan

Aksi Simpatik Untuk Moha Siahaan, Puluhan Pemuda Kumpul 1.000 Tanda Tangan
CHRISTIAN WAYONGKERE
seorang anak kecil ikut bubuhkan tanda tangannya di spanduk bergambar Marlina Moha Siahaan (MMS) terdakwa kasus korupsi yang di vonis lima tahun penjara, di depan dan bundara Toko Paris Kamis (27/7). 

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Puluhan muda-mudi mengatas namakan Solidaritas Pemuda Peduli Totabuan gelar aksi simpatik kumpul 1.000 tanda tangan, di bundaran dan depan pertokoan Paris Kotamobagu, Kamis (27/7).

"Aksi ini sebagai wujud simpatik dan dukungan pada bunda Marlina Moha Siahaan (MMS) atau Buda dengan memakai #SaveBundaMMS," jelas Parindo Potabuga koordinator aksi, Kamis kemarin.

Pihaknya menghormati proses hukum yang telah menjatui vonis kepada mantan Bupati Bolaang Mongondow dua periode. Namun pihak meminta aparat hukum untuk jangan main-main dengan upaya hukum banding dari Terdakwa. "Aksi ini bertepatan dengan pemasukan berkas banding di Pengadilan Tipikor," tambahnya.

Ditengah aksi solidaritas ada yang berorasi dan bubuhkan tanda tangan diatas baliho bergambar wajah MMS yang juga ketua fraksi partai Golkar di DPRD Sulut dan bertuliskan #SaveBundaMMS. "Bentuk dukungan moril tak sampai disini. Selanjutnya akan dilakukan 1.000 cahaya lilin di Taman Pemekaran di samping Kampus UDK," jelasnya.

Dalam orasinya secara berturut-turut Roni Bonde dan Chandra Mokoagouw mengatakan kepada semua rakyat BMR agar jangan melupakan sejarah karena sejarah adalah indentitas dan MMS pahlawan pemekaran di Bolmong Raya. "Saat ini banyak pejabat yang melupakan sejarah melupakan jasa dari Bunda MMS Bupati Bolmong dua periode yang menghasilkan lahirnya empat Kabupaten dan satu kota," koar keduanya secara bergantian.

Dimata massa sosok Bunda MMS tak akan melupakan sejarah yang ditorehkan Bunda MMS dalam perjuangkan melahirkan empat kabupaten dan satu kota di tanah Totabuan. "Ingat warga Totabuan jangan melupakan sejarah yang diukir Bunda, Hiduup Bunda... Hidup Rakyat," koar Chandra diikuti massa.(crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help