TribunManado/

Pasangan Ini Menikah di Wilayah Terpencil di Dunia di Bawah Titik Beku

Pasangan ini merayakannya dengan 20 'overwinters', julukan bagi mereka yang menghabiskan musim dingin di Antartika, di suhu di bawah titik beku.

Pasangan Ini Menikah di Wilayah Terpencil di Dunia di Bawah Titik Beku
SKY/British Antarctic Survey
Pasangan Julie Baum dan Tom Sylvester yang menikah di daerah terpencil di dunia, Antartika. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setelah 11 tahun bersama, Julie Baum dan Tom Sylvester tak menyangka mereka akan menikah di daerah terpencil di dunia, Antarktika.

Mengutip Sky, Julie dan Tom ini pun mengukir sejarah sebagai pasangan pertama yang mengikat janji pernikahan di Teritori Antarktika Britania, daerah yang diklaim Inggris.

Pasangan ini mengucapkan sumpah mereka di Stasiun Riset Rothera yang jaraknya hampir 2 ribu mil atau 3.218 km dari Kepulauan Falkland, akhir pekan lalu.

Pasangan berbahagia ini merayakannya dengan 20 'overwinters', julukan bagi mereka yang menghabiskan musim dingin di Antartika, di suhu di bawah titik beku.

Pasangan yang telah bersama selama 11 tahun ini merupakan pendaki gunung berpengalaman yang bekerja sebagai instruktur dan pemandu ekspedisi.

Julie berpikir, menikah di daerah Antartika merupakan sesuatu yang seharusnya.

"Tidak ada tempat yang lebih baik. Saya suka pegunungan bersalju dan menghabiskan waktu di tempat-tempat yang menakjubkan dengan orang-orang yang mengagumkan," kata Julie.

Dengan bantuan beberapa perempuan di Stasiun Riset Rothera, Julie membuat gaunnya sendiri. Gaunnya terbuat dari bekas tenda berwarna jingga.

Tom mengatakan, "Kami selalu ingin memiliki pernikahan sederhana, tapi tidak pernah membayangkan kita bisa menikah di salah satu tempat paling terpencil di bumi."

Kepala Stasiun Riset Rothera Paul Samways mengatakan, sangat berbahagia bisa menjadi bagian dalam pernikahan Julie dan Tom.

"Saya merasa sangat beruntung bisa menjadi bagian dari kisah mereka. Mereka orang yang luar biasa," kata Paul.

Julie dan Tom menjadi apsangan pertama yang menikah di Teritori Antartika Britania setelah perubahan undang-undang pernikahan pada tahun 2016. (*)

Penulis: Edi_Sukasah
Editor: Edi_Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help