TribunManado/
Home »

Video

(VIDEO) Bunyi Keras Dari Dermaga tak Mengenal Waktu, Aktivitas di Dermaga Conch Ganggu Warga

Sudah setahun belakangan warga Kelurahan Inobonto I, Kecamatan Lolak, terganggung dengan bunyi dentuman memekak telinga dari Dermaga PT Conch.

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Sudah setahun belakangan warga Kelurahan Inobonto I, Kecamatan Lolak, terganggung dengan bunyi dentuman memekak telinga dari Dermaga PT Conch.

Ada sekitar 500an meter jarak dermaga yang belum rampung tersebut dari garis pantai. Warga Inobonto I ini mendiami pemukiman tepat di pinggir pantai.

Menurut penuturan warga bunyi keras akibat hantaman alat berat di dermaga ini tak mengenal waktu, sejak setahun lalu beroperasi. Bahkan saat salat pun, perusahaan tetap melakukan aktivitasnya.

"Waktu lalu juga saat bulan puasa mereka tetap ribut. Dari pagi bahkan sampai pagi lagi. Kami pun harus salat dengan keributan," ujar Salma Makalunsenge, warga sekitar.

Salma dan warga lainnya bahkab harus menutup telinga, saking kerasnya bunyi alat yang seperti mengetuk-ngetuk itu. Apalagi kalau malam, warga bahkan tak bisa tidur nyenyak.

"Suaranya ini sampai di jalan raya bahkan di pasar kedengara. Apalagi kami yang tepat di pinggir pantai. Kuat sekali, kadang harus tutup telinga. Apalagi kalau mau tidur," ujar Salma.

Masyarakat sering mengeluh, namun keluhan itu seakan angin berlalu. Mereka tak bisa berbuat banyak, sebab pembangunan dermaga sudah hampir rampung. Dermaga ini juga mengganggu hasil tangkapan ikan para nelayan.

Dulunya laut di dermaga ini merupakan daerah kayak ikan. Nelayan berbondong-bondong melaut di kawasan tersebut. Nelayan tak sulit melaut. Namun ketika dermaga ada, mereka agak kesulitan.

"Berkurang sekali juga tidak, tapi memang menggangu. Kalau bunyi-bunyi begitu kan ikannya tak mau mendekat pasti. Bunyinya kuat sekali," ujar Ijay, salah seorang nelayan.

Dengan kondisi itu, para nelayan kadang mengurungkan niat untuk melaut. Atau pun mencari tempat yang lebih jauh ke arah laut, meski tak bisa memungkiri suara alat tetap saja mengganggu.

"Mau tidak mau harus tetap melaut karena itu pencarian kami. Hasil tangkapan terganggu karena aktivitas perusahaan. Tapi mau bagaimana lagi," ujarnya.

Pantauan Tribun Senin (17/7), dermaga PT Conch menjorok ke laut. Pembangunan dermaga ini belum rampung. Dermaga akan dibuat letter T. Tampak ada beberapa kapal kecil yang bersandar. Biasanya ada kapal tongkang yang berlabuh di dermaga ini, mengangkut material.

Kedatangan Tribun saat sedang tak ada aktvitias di dermaga. Kehidupan warga persisir tampat terlihat di pinggir pantai. Banyak kapal katinting warga yang terparkir di atas pasir. Kala itu warga bersyukur karena tak diganggu dengan suara bising

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help