TribunManado/

Pencemaran di Muara Sungai Manado Sudah di Atas Ambang Batas

"Berdasarkan peraturan penelitian sudah melebihi baku mutu. Ada di beberapa tempat."

Pencemaran di Muara Sungai Manado Sudah di Atas Ambang Batas
Tribun Manado
Sejumlah warga memancing ikan di Muara Sungai Sario Manado, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pencemaran di muara sungai Kota Manado sudah di atas ambang batas. Masalah penyakit menjadi masalah utama.

Itu dikatakan Profesor Markus Lasut, Profesor Pencemaran Laut dan Pengelolaan Pesisir Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) saat dihubungi Tribun Manado, Senin (10/7). Menurutnya semua sudah di atas baku mutu.

"Berdasarkan peraturan penelitian sudah melebihi baku mutu. Ada di beberapa tempat," katanya.

Pencemaran katanya terjadi di muara-muaras sungai seperti Bailang, Maasing, Tondano. Jumlah mikroorganisme misalnya melebihi batas normal.

"Misalnya bakter Esteria coli yang berasal dari usus besar. Itu dari manusia dan hewan," katanya

Bakteri itu katanya berasal dari Kakus dan kandang-kandang. Itu katanya berbahaya bagi manusia terutama anak-anak.

"Itu dari MCK buangan rumah tangga. Rata-rata di Calaca dan Kali Jengki langsung ke sungai," ujarnya.

Penyakit katanya sering terjadi karena disebabkan air. Terutama di dalamnya sakit kulit, diare, dan lain sebagainya.

"Itu namanya water born disease. Penyakit yang berasal dari air," katanya.

Limbah rumah tangga, rumah sakit dan klinik katanya berbahaya bagi lingkungan dan manusia. Penyakit pemutihan karang disebabkan oleh itu.

Halaman
12
Penulis: David_Manewus
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help