TribunManado/

Berita Eksklusif

Keluarga 27 Satpol PP Bolmong Merana, Suami Ditahan, Honor Hidupi Anak Istri Cuma Rp 1 Juta

Tak hanya 27 Satpol PP Bolmong ini yang merana, karena kini menjadi tersangka dan berada dalam jeruji besi.

Keluarga 27 Satpol PP Bolmong Merana, Suami Ditahan, Honor Hidupi Anak Istri Cuma Rp 1 Juta
Net
Ilustrasi sel tahanan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK -Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Mungkin ini ungkapan yang tepat untuk menggambarkan nasib 27 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bolaang Mongondow saat ini, yang ditahan Polda Sulut saat menertibkan perusahaan tak berizin.

Tak hanya 27 Satpol PP Bolmong ini yang merana, karena kini menjadi tersangka dan berada dalam jeruji besi.

Anak dan istri para 'pengaman' aturan Pemkab Bolmong pun nasibnya kini kian merana. Suami yang sehari-hari menjadi penopang utama kebutuhan keluarga, berada dalam tahanan.

Hingga kini mereka masih menanti kebebasan suami mereka yang terjerat kasus dugaan pengrusakan bangunan di kawasan pabrik semen PT Conch North Sulawesi Cement dan PT Sulenco Bohusami Cement.

Saat paling menyedihkan, ketika Lebaran 1438 lalu. Hari kemenangan yang diimpikan bersama keluarga, oleh sebagian besar Pol PP yang sebagian besar menjalankan puasa pupus sudah.

Mereka yang dituduh merusak aset milik PT Conch tetap ditahan Polda.

Para istri gelisah, gundah gulana. Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow lalu meminta penangguhan penahanan dan menjaminkan dirinya.

Tiga hari sebelum lebaran, Pemkab Bolmong sudah menyiapkan bus untuk menjemput para tahanan.

Para istri mulai lega dan memastikan akan lebaran bersama. Alih-alih penangguhan penahanan diterima, Polda Sulut menolak mentah-mentah permintaan bupati tersebut.

Para istri harus menerima kenyataan pahit, tahun pertama berlebaran tanpa suami mereka.

Halaman
1234
Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help