TribunManado/

Akibat Mabuk, GG Tikam Teman Minumnya Sendiri

Kasus penikaman kembali terjadi, kali ini nasib malang dialami Hari Tilaar (24) warga Desa Winangun Atas Jaga IV Kecamatan Pineleng.

Akibat Mabuk, GG Tikam Teman Minumnya Sendiri
TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO
Hari Tilaar (24) warga Desa Winangun Atas Jaga IV Kecamatan Pineleng jadi korban penikaman 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kasus penikaman kembali terjadi, kali ini nasib malang dialami Hari Tilaar (24) warga Desa Winangun Atas Jaga IV Kecamatan Pineleng

Ia harus dilarikan ke rumah sakit setelah pinggang kanan bagian belakangnya ditikam oleh temannya sendiri yakni lelaki berinisial GG (22) warga Desa Winangun Atas Kecamatan Pineleng

Peristiwa itu terjadi di Desa Winangun Jaga IV Kecamatan Pineleng. Senin (17/7) dini hari tadi.

Menurut informasi yang dirangkum, kejadian berawal saat GG datang menghadiri acara hari ulang tahun temannya yang berada di Kelurahan setempat. 

Sesampainya di acara tersebut, GG sempat bergabung dengan teman temannya yang saat itu sedang melakukan pesta minuman keras (miras), dan korban juga tergabung disitu.

Awalnya, pesta miras itu berjalan dengan lancar, beberapa jam kemudian karena sudah mabuk dan tidak lagi bisa mengontrol emosi, terjadi adu mulut antara korban dan pelaku. 

Sehingga tiba tiba pelaku mencabut senjata tajam (Sajam) jenis pisau besi putih yang diselipkan di pinggangnya, kemudian menikam korban dan mengenai pinggang kanan bagian belakangnya.

Korban langsung tersungkur dengan darah segar keluar dari pinggangnya. Melihat korban sudah bersimbah darah, GG langsung melarikan diri, sementara korban dibantu teman temannya dibawa ke rumah sakit Bhayangkara, namun karena luka korban cukup serius sehingga harus dirujuk ke RSUP Kandou Manado. 

Peristiwa penikaman tersebut akhirnya didengar Tim Paniki Polresta Manado, tak menunggu lama Tim yang dibawah pimpinan Aipda Joun Polii langsung bergerak mendatangi lokasi kejadian dan segera mencari tempat persembunyian GG.

Alhasil, tidak sampai tiga jam pencarian, pria bertato ini berhasil dibekuk di rumahnya tanpa perlawanan. 

Selanjutnya GG bersama barang bukti sajam yang digunakan untuk menikam korban digiring ke Polsek Pineleng.

Kapolsek Pineleng Iptu Batara Indra membenarkan adanya penangkapan tersebut. 

"GG sudah kami tahan dan akan mempertanggung jawabkan perbuatannya," tandasn Batara

Penulis: Nielton Durado
Editor: Rine_Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help