TribunManado/

Usai Divaksin, Timbul Luka pada Anjing di Mitra

Vaksinasi dilakukan sebagai bentuk penanganan rabies. Sebanyak 13 ribu ekor anjing disuntik vaksin.

Usai Divaksin, Timbul Luka pada Anjing di Mitra
KOMPAS
Ilustrasi. 

Liputan Wartawan Tribun Manado Valdy Vieri Suak

TRIBUNMANADO. CO. ID, RATAHAN - Warga Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) mengeluhkan anjing yang diberi vaksin oleh pemerintah daerah (pemda) mengalami gejala penyakit.

Nelly Wowor warga Ratahan mengatakan, usai diberi vaksi, timbul lupa pada anjing milikny.

"Bulunya semua rontok, lalu muncul luka di semua tubuh. Kalau orang sini bilang bakado," jelasnya, pada Minggu (16/7/2017).

Gejala penyakit tersebut timbul beberapa hari setelah diberi vaksin

"Sebelumnya meski dilepaskan, anjing saya normal saja. Tapi usai vaksin jadi luka seperti itu," ungkapnya.

Frits warga Ratahan mengaku anjing miliknya menjadi malas usai divaksin.

"Saya rasa ini gejala karena vaksin, sebab sebelumnya anjing saya tidak seperti ini," jelasnya.

Dia mengatakan, harusnya petugas yang memberi vaksin menjelaskan gejala yang akan muncul usai disuntik.

"Harusnya memberitahu cara penanganannya, atau apa saja yang tidak boleh dilakukan usai vaksin. Kalau jadi begini lebih baik tidak divaksin," terangnya.

 Kepala Dinas Pertanian Mitra, Elly Sangian mengaku pihaknya telah melakukan vaksinasi dengan baik.

"Kan ada beberapa perawatan usai divaksin. Salah satunya anjing tidak boleh dilepaskan berkeliaran selama 15 hari," jelasnya.

Katanya, dibiarkan berkeliaran usai vaksin anjing dengan mudah terkena virus dan menyebabkan luka di sekujur tubuh.

"Pasti vaksinator akan menjelaskannya kepada pemilik anjing saat dilakukan vaksin," bebernya.

Dia menjelaskan vaksinasi dilakukan sebagai bentuk penanganan rabies. Sebanyak 13 ribu anjing disuntik vaksin.

Penulis: Valdy Suak
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help