TribunManado/

Sejak Dimekarkan, Desa Werdhi Agung di Bolmong Belum Diperhatikan

Sejak mekar menjadi desa tujuh tahun silam, warga Desa Werdhi Agung Timur belum pernah menikmati jalanan beraspal

Sejak Dimekarkan,  Desa Werdhi Agung di Bolmong Belum Diperhatikan
NET
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Sejak mekar menjadi desa tujuh tahun silam, warga Desa Werdhi Agung Timur belum pernah menikmati jalanan beraspal di seluruh pelosok desa yang berada di Kecamatan Dumoga Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Desa ini dulunya adalah perkebunan yang menjadi pemukiman warga. Saat ini ada 400 kepala keluarga yang menjadi penduduk Desa Werdhi Agung Timur ini.

Desa ini masuk pada satu di antara desa terpencil di Bolmong. Akses ke desa ini tak mudah. Dari jalan trans sulawesi, memang hanya sekitar satu jam untuk sampai ke desa ini. Namun jalurnya yang memang berat.

Seluruh jalanan desa masih terbuat dari tanah. Jika hujan, masyarakat sangat-sangat kesulitan karena tanah berbecek. Kendaraan harus berhati-hati karena licin.

Yang paling memiriskan, sungai di desa ini tak memiliki jembatan. Sehingga mau tidak mau, warga harus menerobos arus sungai untuk beraktivitas. Anak-anak sekolah harus melepas sepatu melewati sungai, saat hendak ke sekolah.

Demikian penuturan sangadi Inengah Rame. Penduduknya protes dengan kondisi ini. Sidah sekian lama tak ada perhatian sama sekali dari Pemkab Bolmong. Sejak mekar tujuh tahun silam.

Inengah Rame sebagai kepala desa menjadi sasaran kekecewaan warga desanya. Setiap waktu warga yang seluruhnya petani ini mengeluh padanya. Inengah yang baru satu tahun menjabat ini pun gerah dengan kondisi desanya.

Inengah kini menuntut hak warga dari Pemkab Bolmong. Ini agar pemkab memerhatikan desa ini. Apalagi Inengah menyebut pada pilkada lalu, 93 persen suara warga desa untuk Yasti dan Yanny. "Kalau tidak diperhatikan terus menerus, saya akan demo," ujarnya kepada Tribun akhir pekan lalu.

Inengah memberi perumpamaan, warga Werdhi Agung Timur ini adalah orang yang sedang kelaparan. Dan orang kelaparan itu, makanan apa saja yang dikasi pasti senang. "Karena kami sedang kelaparan. Makanan apa saja yang kami makan, kami sudah sangat bersyukur," ujarnya

Wakil Bupati Bolaang Mongondow Yanny Ronny Tuuk menjanjikan, permasalahan infrastruktur jalan di Bolmong tahub depan sudah fix. Tak terkecuali di Desa Werdhi Agung Timur ini.

"Tahun depan semua sudah fix. Tahun ini pun kita mendapat hibah pembangunan jalan sepanjang 25 kilometer. Serta Dana Alokasi Khusus Rp 80 miliar. Jalan di Desa Werdhi Agung Timur segera diperbaiki, masyarakat mohon bersabar," ujar Yanny. (fin)

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help