TribunManado/

Lakalantas Terjadi di "Jalur Maut" Jalan AA Maramis, Fersi Kaget Dengar Suara Benturan Keras

"Dua korban jatuh di tempat, tertindih sepeda motornya. Mereka tak menggunakan helem. sehingga satu korban nyaris hancur kepalanya," ungkapnya.

Lakalantas Terjadi di
TRIBUNMANADO/ALDI PONGE
Kecelakaan lalu lintas terjadi antara sepeda motor Honda Sonic DB 3691 FH dan Mikrolet DB 1183 MK terjadi di "Jalur Maut" Jalan AA Maramis Kairagi Manado, pada Minggu (16/7/2017) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Aldi Ponge

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Fersi Manongga (24) pekerja di tempat cuci kendaraan mengaku kaget saat mendengar suara benturan yang sangat keras terjadi di depan tempatnya bekerja di Jalan AA Maramis Kairagi Manado, pada Minggu (16/7/2017).

Sontak dia langsung keluar melihat peristiwa kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di "jalur maut" tersebut.

"Kami semua yang ada di sini kaget dan langsung ke luar di jalan," katanya kepada Tribun Manado.

Fersi pun menyaksikan kondisi kedua korban yang mengenaskan tersebut. Beberapa wanita tampak tak kuat melihat darah yang berceceran di jalan.

"Satu orang, kepalanya hancur dan tak bergerak lagi. Satu orang lagi masih bergerak saat dibawa ke rumah sakit," katanya.

Dia menduga sepeda motor dikendarai dengan kecepatan tinggi. Sebab mikrolet jurusan Pal Dua-Lapangan bergeser ke depan sejuah empat meter. Bahkan roda kiri bagian depan naik ke trotoar.

"Dua korban jatuh di tempat, tertindih sepeda motornya. Mereka tak menggunakan helem. sehingga satu korban nyaris hancur kepalanya," ungkapnya.

Kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit. "Banyak anggota Brimob yang mengamankan lokasi kecelakaan," ungkapnya.

Kecelakaan lalu lintas terjadi antara mobil mikrolet bernomor polisi DB 1183 MK dan sepeda motor Honda Sonic   bernomor polisi DB 3691 FH.

Sepeda motor yang dikendarai Rian asal Likupang menabrak bagian belakang mikrolet jurusan Pal Dua-Lapangan yang dikendarai pria bernama Hery sedang menurunkan penumpang di depan tempat cuci mobil dekat SPBU Kairagi. 

Sepeda motor datang dari arah Bandara Sam Ratulangi dengan kecepatan tinggi. Tabrakan terjadi tak jauh dari tikungan jalan.

Rian diduga tak bernyawa lagi saat dilarikan ke Rumah Sakit Robert Wolter Monginsidi Teling sedangkan Edgar yang membonceng tampak meregang nyawa saat dilarikan ke RS Pal Dua.

Penulis: Aldi_Ponge
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help