TribunManado/

Puluhan Hektar Lahan Sawah Rusak, Petani Tunggu Bantuan Pemerintah

"Padahal pemerintah sudah berjanji untuk memberikan bantuan kepada kami. Namun sampai saat ini belum juga terealisasi," katany

Puluhan Hektar Lahan Sawah Rusak, Petani Tunggu Bantuan Pemerintah
TRIBUNMANADO/VALDY SUAK
pembangunan damparit untuk irigasi persawahan di Desa Watuliney 

Liputan Wartawan Tribun Manado Valdy Vieri Suak

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Bencana banjir dan tanah longsor beberapa waktu lalu mengganggu mata pencaharian petani di Kecamatan Toluaan dan Tombatu Kabupaten Minahasa Tenggara.

Akibat bencana tersebut terjadi kerusakan sebagian besar lahan persawahan milik warga.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mitra berjanji akan memberikan bantuan benih bagi petani yang terkena dampak bencana tersebut. Namun, hingga saat ini petani mengaku belum mendapatkan bantuan tersebut.

Seorang Petani bernama Sam mengatakan belum ada bantuan untuk lahan persawahannya yang rusak.

"Padahal pemerintah sudah berjanji untuk memberikan bantuan kepada kami. Namun sampai saat ini belum juga terealisasi," katanya, pada Sabtu (15/7/2017).

Petani sangat berharap akan adanya bantuan tersebut.

"Kami sudah ingin melakukan proses penanaman kembali. Jika bantuan juga belum ada, terpaksa pakai biaya pribadi," ucapnya.

Kepala Dinas Pertanian Mitra Elly Sangian mengatakan, pihaknya saat ini sedang menunggu benih dari Pemerintah Propinsi (Pemprov).

"Kita tunggu dari balai benih karena benih yang ada pada kita tidak cukup," jelasnya.

Ia mengatakan,terdapat 35 Hektar lahan persawahan rusak akibat bencana yang akan dapat bantuan.

"Itu lahan yang sudah ditanami saja dan rusak karena banjir. Jadi tidak semua lahan yang kita berikan bantuan," ugkapnya.

Penulis: Valdy Suak
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help