TribunManado/

Pulau Bangka Minut Jadi Destinasi Wisata, Dalam Lima Bulan Dikunjungi 12 Ribu Turis

Dari gelap menuju terang. Begitulah Pulau Bangka. Lepas dari pertambangan, pulau ini diproyeksikan menjadi daerah pariwisata.

Pulau Bangka Minut Jadi Destinasi Wisata, Dalam Lima Bulan Dikunjungi 12 Ribu Turis
TRIBUNMANADO/FRANSISKA NOEL
Satu dari sekian banyak gugusan karang indah di Pulau Bangka Minahasa Utara, yang merupakan spot diving paling dicari turis mancanegara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LIKUPANG - Dari gelap menuju terang. Begitulah Pulau Bangka. Lepas dari pertambangan, pulau ini diproyeksikan menjadi daerah pariwisata.

Kadis Pariwisata Minut Theodore Luntungan mengatakan, pulau Bangka masuk wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata bersama sejumlah wilayah lainnya di Likupang.

"Pulau Bangka masuk KEK Pariwisata," ujarnya, Jumat (14/7). Dikatakan Luntungan, kawasan tersebut diminati sejumlah investor pariwisata. Di antaranya Salim Group.

"Daerah ini tengah diperebutkan sejumlah investor, mereka tertarik bangun kawasan pariwisata yang terdiri dari Hotel, resort maupun sarana permainan," kata dia.

Sebutnya, jumlah turis yang berkunjung ke Pulau Bangka meningkat pesat. Pada tahun ini, hingga bulan Mei, sudah 12 ribu turis yang berkunjung ke Pulau Bangka.

"Umumnya Tiongkok, mereka yang datang ke Lihaga pasti singgah diving di sekitar pulau Bangka," kata dia.

Sebut Luntungan, para turis terkesan dengan terumbu karang indah di sejumlah spot sekitar Pulau Bangka.

Kasus sengketa Pulau Bangka justru membuat turis kian penasaran melihat Pulau Bangka dari dekat."Pulau Bangka membuat orang penasaran," kata dia.

Bupati Minut, Vonny Anneke Panambunan mengatakan, dia komit menolak pertambangan di Pulau Bangka.

"Sejak dari kampanye lalu saya sudah tolak tambang di Pulau Bangka, dan pak Olly juga tolak pulau Bangka," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help