TribunManado/
Home »

Video

(VIDEO) Aer Prang, Sumber Air di Masa Perang dan Damai

Berkat lokasi penyimpanan air di Kelurahan Makawidey Kecamatan Aertembaga Kota Bitung kebutuhan air tentara bisa terpenuhi.

Laporan wartawan Tribun Manado Arthur Rompis

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Dalam perang yang berlarut, air kadang lebih penting dari senjata.

Tak ada yang bisa diharapkan dari tentara yang kehausan.

Karena itulah tentara Jepang dalam Perang Dunia 2 yang bertarung di front Sulawesi, Maluku, Papua hingga Filipina harus berterimakasih pada Aer Prang.

Berkat lokasi penyimpanan air di Kelurahan Makawidey Kecamatan Aertembaga Kota Bitung kebutuhan air tentara bisa terpenuhi.

Air mampu menjaga moril tentara Jepang yang di akhir tahun 1944 serba kekurangan logistik akibat blokade tentara sekutu berdasarkan strategi lompat katak Jenderal Amerika Douglas Mcarthur.

Aer Prang yang beriwayat itu kini menjadi salah satu objek wisata sejarah andalan kota Bitung.

Tribun mengunjungi tempat itu pada Jumat (13/7). Ada dua jalan menuju ke sana.

Lewat laut dan darat. Tribun memilih jalan darat menembus hutan. Jalanan sempit dengan
pepohonan di sisi kanan dan tebing pinggir laut di sisi kirinya.

Bak mendaki gunung, jalanan kadang mendaki hingga butuh tenaga ekstra.

Halaman
1234
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help