TribunManado/

Tatong Bara Lobi Menpan Buka Penerimaan ASN

Walikota Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara bersama sejumlah pejabat dilingkungan Pemkot pergi bertemu Menteri pendayagunaan aparatur negara

Tatong Bara Lobi Menpan Buka Penerimaan ASN
ISTIMEWA
Walikota Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara bersama sejumlah pejabat dilingkungan Pemkot pergi bertemu Menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU- Walikota Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara bersama sejumlah pejabat dilingkungan Pemkot pergi bertemu Menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur di ruang kerjanya Kantor Kemenpan RB Jalan Jendral Sudirman Kav 69 Kamis (13/7) kemarin.

"Dalam pertemuan itu kami mengajukan rencana penambahan aparatur sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Kotamobagu melalui jalur seleksi CPNS," kata Tatong dalam rilis yang diterima Tribun Manado Jumat (14/7).

Dalam perbincangan itu pemkot Kotamobagu mendapat angin perihal niat dan keinginan untuk menambah ASN, menteri Asman yang berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini merespons positif.

"Pemerintah pusat khususnya Kemenpan RB akan membuka kesempatan bagi untuk menambah pegawai, jika komponen belanja pegawai lebih kecil dari belanja untuk pembangunan dan selama ini belanja pegawai kita memang lebih kecil dari belanja publik untuk pembangunan sehingga kita diizinkan menambah pegawai," urai walikota.

Lanjut Tatong untuk formasi sendiri yang menjadi prioritas untuk direkrut disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah Kotamobagu, seperti tenaga kesehatan dan instansi teknis yang membutuhkan tenaga khusus.

"Tenaga kesehatan untuk percepatan kelengkapan di rumah sakit. Untuk tenaga teknis seperti teknik sipil, planologi dan transportasi darat akan diujukan sesuai kebutuhan," tandas Tatong.

Terpisah Agus Suprijanta personil Komisi I DPRD Kotamobagu yang bermitra dengan badan kepegawaian pendidikan dan pelatihan menilai pemkot sebelum mengambil langkah lebih jauh perihal membuka penerimaan pegawai harus dilihat kebutuhan pegawai itu sendiri.

"Kalau ada penerimaan yang jelasnya erat hubungannya dengan ada pegawai yang pensiun dan pegawai baru. Nah disinilah pemkot harus jeli dan teliti melihat kebutuhan pegawai kalau dibutuhkan kami memberi apresiasi akan dilakukannya penerimaan ASN," jelas Agus.

Komisi I sebagai mitra pada dasarnya memberi apresiasi apa yang menjadi keinginan pemkot Kotamobagu. "Jangan lupa, harus disesuiakan dengan kemampuan keuangan daerah karena kalau mau terima pegawai pasti harus ada anggaran untuk pembayaran gaji," tukasnya.

Adapun data dari Badan kepegawaian pendidikan dan pelatihan Kota Kotamobagu jumlah pegawai adalah 2.000 lebih. Para pejabat yang menemui Menpan RB adalah Kadis kesehatan, Ahamad Yani Umar,SE, Kepala DLH, Alex Saranaung,M.Si, Kabag Orpeg, Nehru Mokoginta,S.Pd, Kabag hukum, Sarida Mokoginta,SH, Kepala BKPP, Refly Mokoginta,SE dan Kepala Dinas PUPR Sande Doodo ST,MT.(crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help