TribunManado/

Ikut Sunatan Massal Dinkes Bolmong, 144 Anak Meronta dan Menangis

Suasana Kantor Dinas Kesehatan penuh teriakan dan tangis anak-anak, Jumat (14/7). Anak-anak lelaki tampak merontak saat hendak disunat.

Ikut Sunatan Massal Dinkes Bolmong, 144 Anak Meronta dan Menangis
FINNEKE WOLAJAN
Sunatam massal yang digelar Dinkes Bolmong

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Suasana Kantor Dinas Kesehatan penuh teriakan dan tangis anak-anak, Jumat (14/7). Anak-anak lelaki tampak merontak saat hendak disunat.

Dinas Kesehatan menggelar sunatan massal pada 144 anak di Kecamatan Lolak dan sekitarnya. Para orangtua tampak kewalahan menahan anak-anak mereka yang meronta-ronta enggan disunat.

Selain orangtua, petugas medis tampak kewalahan saat menangani anak-anak yang meronta-ronta. Sesekali petugas tampak mengusap keringat karena kewalahan menangani anak-anak.

Koridor ruangan tempat penyunatan ramai oleh anak-anak bersama orangtua mereka. Yang belum mendapat giliran tampak ketakutan, ada pun anak-anak yang bermain. Tak ada ekspresi ketakutan di wajah mereka.

Jumindra, warga Lolak mengaku setengah mati membujuk anaknya Farel untuk sunat. Sebab sebelum-sebelumnya ia tak mau disunat. Baru kali ini akhirnya Farel bisa dibujuk.

Jumindra dan warga lainnya bersyukur bisa ikut dalam sunatan massal ini. Sebab kalau harus membayar, mereka harus menyediakan Rp 500 ribu, belum dengan biaya pengobatan pasca sunat.

Kepala Dinas Kesehatan Julin Papuling yang didampingi Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Santima Thomas mengatakan selain sunat gratis, anak-anak juga mendapat sarung dan peci gratis.

"Target kami 250 anak. Besok sunatan massal di Mopuya. Kalau pun lebih, tetap kami layani. Ini program kami untuk membantu masyarakat yang ingin menyunat anak mereka namun tak punya biaya," ujar Julin. (fin)

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help