TribunManado/

Ada 307 Pekerja Asal Cina di PT Conch

Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas III Kotamobagu mengatakan ada ratusan tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di PT Conch Bolmong.

Ada 307 Pekerja Asal Cina di PT Conch
Tribun Manado
PT Conch Lanjutkan Bangun Pabrik Semen 

TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU - Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas III Kotamobagu mengatakan ada ratusan tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di PT Conch Bolmong.

"Jumlah warga negara asing asal Cina 507 orang dengan menggantongi izin tinggal sementara (Itas)," ujar Melgi Pahibe kasubsie Insarkom dan Wasdakim Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas III Kotamobagu kepada Tribun Manado.

Dijelaskannya untuk pemilik Itap dibolehkan untuk bekerja dimana dia berada seperti halnya ke 507 warga Cina yang bekerja di PT Conch. "Dari keterangan perusahan yang kami terima para pekerja dari Cina merupakan perkerja khusus dan specialis dibidangnya masing-masing seperti pembuatan konstruksi, alat berat, besi untuk membuat konstruksi dan lainnya dilengkapi dengan sertifikat kompetensi bidang masing-masing," jelasnya.

Lanjutnya menjelaskan untuk memperoleh Itas mereka telah melengkapo persyaratan seperti rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA) dan Izin mempekerjakan tenaga kerja asing (IMTA) dari kementrian Hukum dan HAM, setelah melalui tahapan dari Kanim Kotamobagu yang membawahi empat kabupaten dan satu kota se Bolmong Raya.

"Masa berlaku ITAS enam sampai satu tahun. Mereka para pekerja asing koperatif melakukan pengurusan," tambahnya. Ke 507 orang asing asal Cina ini tersebar di 
sub kontraktor PT Conch, seperti MCC 17, MCC 01, PT Sinoma Engenering Indonesia, PT Sino Conch, PT Harpa dan PT Shanghai. 

 Secara keseluruhan pemegang ITAS se Bolmong Raya ada 527 orang kebanyakan dari Cina, disusul Filipina, Malaysia, Jerman dan Belgia. 

 
 "Ada juga warga negara asing pemegang izin tinggal tetap (Itap) se bolmomg Raya tiga orang, berlaku lima tahun. Mereka berasal dari Jerman dan Filipina Itap bisa perpanjang seumur hidup," kata dia. Dua diantara pemegang ITAP warga Jerman dan satu orang Filipina melakukan perpanjangan seumur hidup. 

Mekanismenya dari pemohon ke Kanim Kotamobagu utntuk ajukan permohonan ITAS dan ITAP, kemudian buat surat ke Kanwil Hukum dan HAM diteruskan ke direktorat jendral Imigrasi Kemenkumham untuk keluarkan persetujuan. "Persyaratannya surat sponsor, surat pernyataan jamiman sponsor, KTP sponsor. Kalau mau dipakai untuk kawim campuran harus ada surat nikah," jelasnya.(crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help