TribunManado/

Pakar Geologi China: Kualitas Bijih Besi Pulau Bangka Minut Cuma 46 Persen, tak Layak Ditambang

"Kualitas kandungan bijih besi bahkan tak capai 50 persen, jika diteruskan artinya rugi." ungkapnya.

Pakar Geologi China: Kualitas Bijih Besi Pulau Bangka Minut Cuma 46 Persen, tak Layak Ditambang
TRIBUNMANADO/FRANSISKA NOEL
Ahli Geologi Asal China, DR Tjang (kemeja orange-biru) adalah pakar yang ditugaskan PT Mikgro Metal Perdana (MMP) untuk melakukan uji sampel kualitas kandungan bijih besi di Pulau Bangka Likupang-Minahasa Utara. Hasilnya, kualitas bijih besi hanya 46 persen, artinya tak layak ditambang. Jika diteruskan ke tahap eksploitasi, perusahaan pasti rugi. 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Fransiska Noel

News Analysis : Dr Tjang (Pakar Geologi China)

TRIBUNMANADO.CO.ID, LIKUPANG - Ternyata biji besi di Pulau Bangka tak layak di eksplorasi. Hal ini sesuai hasil penelitian pakar Geologi asal China. Mengapa demikian?

Reporter Tribun Manado pada tanggal 14 November 2011 silam pernah mewawancarai pakar Geologi asal China yang ditugaskan khusus PT Migro Metal Perdana (PT MMP) untuk melakukan uji sampel di sejumlah parit uji yang digali di perbukitan Desa Kahuku, Pulau Bangka Likupang, Minahasa Utara.

Fakta penting yang terungkap dari wawancara yang dibantu seorang penterjemah dengan pakar Geologi asal China bernama Dr Tjang menegaskan, uji sampel yang dilakukan berulang kali mendapati kualitas kandungan bijih besi yang terdapat di Pulau Bangka tak lebih dari angka 46 persen.

Itu artinya, secara hitung-hitungan matematis, perusahaan dalam hal ini PT Migro Metal Perdana tak perlu melanjutkan rencana proyek penambangan atau eksploitasi bijih besi di pulau ini karena pasti merugi.

"Kualitas kandungan bijih besi bahkan tak capai 50 persen, jika diteruskan artinya rugi," ungkapnya.

Saat diwawancarai, Dr Tjang dan sejumlah tenaga teknis sedang berada di lokasi empat parit yang digali untuk diambil sampel materialnya.

Material ini nantinya akan diuji dengan sejumlah teknik kimia untuk melihat kandungan dan kualitas bijih besi di dalamnya.

Siang itu, sekitar pukul dua siang, sejumlah jurnalis dari berbagai media lokal dan nasional bersama komisi B DPRD Minut bersama perwakilan Pemkab Minut, dan perwakilan perusahaan tambang PT Mikgro Metal Perdana mengunjungi pusat penggalian parit uji sampel yang ada di Desa Kahuku Pulau Bangka Likupang Timur.

Halaman
123
Penulis: Fransiska_Noel
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help