TribunManado/

Abdulrahman Pertanyakan Penjaraingan Sekdes di Kotabunan

Abdulrahman Mamonto (52) warga Kotabunan Induk pertayakan penjaringan sekretaris desa (Sekdes) tidak trasparan.

Abdulrahman Pertanyakan Penjaraingan Sekdes di Kotabunan
Foto Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN- Abdulrahman Mamonto (52) warga Kotabunan Induk pertayakan penjaringan sekretaris desa (Sekdes) tidak trasparan.

Awal penjaringan Sekdes untuk di Kotabunan Induk melalui mekanisme atau tahapan, dengan mengumumkan kepada masyarakat yang ingin mencalonkan diri sebagai aparat desa.

"Sekarang proses pencalonannya hanya didiamkan. Jika memang tahapan selesai, harusnya Sekdes yang terpilih disosialisasikan pada masyarakat. Biar kami mengetahui," ujar Abdulrahman Mamonto, Kamis (13/7).

Kata dia, jangan membuat masyarakat binggung. Sebab posisi Sekdes di desa sangat sentral. Baik membantu administrasi maupun penyelengaraan pemerintahan.

Lanjutnya, waktu lalu yang mencalonkan diri sebagai Sekdes ada empat orang. Sampai sekarang mereka belum dipanggil untuk melakukan tes lebih lanjut.

"Saya sudah menayakan kepada keempat calon Sekdes, apakah sudah dipanggil atau belum. Jawaban mereka belum ada," kata dia.

Tambahnya, berkas untuk penjaringan tahap pertama belum dilaporkan kepada kecamatan hasilnya,

Ilyalhak Budiman (38) Calon Sekdes mengatakan sampai saat ini belum ada pemanggilan dari pihak panitia maupun pemerintah desa.

"Saya sudah memasukan berkas sejak bulan Februari, untuk mengikuti seleksi Sekdes. Sejauh ini belum ada pemanggilan lebih lanjut," ujar Ilyalhak Budiman.

Lanjutnya, ketiga calon yang memasukan berkas, juga sampai sekarang belum ada pemanggilan.

Halaman
12
Penulis: Vendi Lera
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help