TribunManado/

Hasni: Gaji Kami Bayar Sampai April 2017

Pascaaksi penyegelan dan dudukinya kantor PDAM Bolmong di Kelurahan Biga Kecamatan Kotamobagu Utara, Senin hingga Rabu kemarin tak berlanjut

Hasni: Gaji Kami Bayar Sampai April 2017
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi bayar gai 

TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU - Pascaaksi penyegelan dan dudukinya kantor PDAM Bolmong di Kelurahan Biga Kecamatan Kotamobagu Utara, Senin hingga Rabu kemarin tak berlanjut.

Amatan Tribun Manado hanya ada beberapa polisi yang berjaga sementara aktifitas kantor yang sempat disegel menggunakan gembok dan rantai berlangsung normal. Direksi PDAM merespons tuntutan karyawan, akan menyanggupinya dengan syarat kembali bekerja seperti biasanya dan melakukan penagihan rekening pembayaran air kepada pelanggan hingga memperbaiki kebocoran pipa air di lapangan.

"Gaji karyawan sudah kami bayar sampai bulan April 2017 137 karyawan PDAM dan THR yang muslim merayakan Idul Fitri.

Meskipun ada yang hanya datang kantor tanda tangan absen lalu entah kemana tak bekerja dengan baik," jelas Direktur utama PDAM Bolmong Hasni Wantasen Rabu kemarin.

Dijelaskannya untuk yang disampaikan karyawan kemarin akan dibayarkan untuk gaji dan pensiunan karena meski perusahan dalam keadaan 'sakit'. Hasni tegaskan sistem pembayaran upah di PDAM beda dengan di pemerintahan, kerja dulu baru bayar. "Untuk gaji masih dua bulan tak terbayarkan (Mei dan Juni 2017) karena masih ada dampak dari penutupan kantor tidak ada penjualan rekening dan tunggakan pembayaran dari pelanggan," jelasnya.

Peristiwa penutupan kantor sudah dua kali terjadi, pertama bulan Januari dan Februari 2017 serta kedua pada Juli ini. Akibatnya perusahan menerima imbas dari itu muncul tunggakan dan tak ada pelayanan di kantor sehingga tak ada uang yang masuk. "Jumlah pelanggan aktif di PDAM Bolmong sekitar 15 ribu dan non aktif 3.000 lebih meliputi empat kabupaten dan satu kota," tambahnya.

Menyangkut dana pensiun yang ikut suarakan karyawan Hasni tak menampik akan adanya permasalahan karena kondisi perusahan yang salit sama seperti PDAM di daerah lain.

Di PDAM sesuai data yang diberikan kepala bagian umum Charles Longdong SE sejumlah 43 orang sudah pensiun, meliputi kategori pensiun karena minta berhenti kerja, ikut partai, ada masalah kemudian di pensiunkan.

"Ada sembilan diantaranya pensiun karena minta? ikut partai dan bermasalah. Pensiun normal 29 orang dan yang meninggal dunia lima orang," jelas Charles.

Dia menjelaskan untuk dana pensiun terjadi perdebatan. Ada yang ingin nilainya sesuai penghasilan dasar pensiun (PDHP) waktu lalu senilai hampir rp 3 juta dan PDHP yang sekarang sesuai yang ditetapkan direksi sebelumnya tak sampai rp 500 ribu.

"Karena inilah timbulkan tarik menarik hingga masalah. Kalau pakai jalan keluar mengacu pada PHDP lama efeknya akan ambil dana untuk bayar hak pegawai yang aktif sedangkan kalau pakai PhDP baru mendapat penolakan," jelasnya.

Melihat kondisi ini direksi PDAM Bolmong memilih untuk yang pensiunan 29 orang tidak bisa merubah PHDP alias pakai PHDP yang sekarang dan itu harus diterima karena kondisi perusahan yang masih belum stabil dan telah ditetapkan pimpinana lama.(crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help