TribunManado/

Kapal Diterpa Ombak Hingga Terbalik di Laut, Rohim Mengira Akan Mati Malam itu

Ombak besar sudah dihadapinya hampir setiap hari, hanya doa kepada Tuhan yang membuatnya selamat.

Kapal Diterpa Ombak Hingga Terbalik di Laut,  Rohim Mengira Akan Mati Malam itu
TRIBUNMANADO/VALDY VIERI SUAK
Nelayan di Minahasa Tenggara sedang memperbaiki jaring ikan di pantai 

Liputan Wartawan Tribun Manado Valdy Suak

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Rohim Saman, Nelayan asal Belang Minahasa Tenggara (Mitra) memiliki banyak kisah lolos dari maut saat melaut.

"Saya ingat istri dan anak di rumah. Tangan saya gemetar dan terus berdoa," ujar Rohim mengawali ceritanya, pada Senin (10/07/2017).

Ombak besar sudah dihadapinya hampir setiap hari, hanya doa kepada Tuhan yang membuatnya selamat.

Bertahun-tahun menjadi anak buah kapal ikan, tak sedikit pengalaman yang dialaminya di laut.

 Suatu malam, kapalnya diterjang ombak besar hingga air laut masuk ke dalam kabin. 

Tak ada cahaya, daratan pun sudah jauh. Kapalnya tak bertahan sehingga terbalik. Semua anak buah kapal melompat ke laut.

"Saya ambil Jeriken dan serpihan kayu.Saat itu saya terus berdoa, sambil terapung diterpa besarnya ombak," ungkapnya.

Ombak tak kunjung redah, dia dan teman-temannya sudah pasrah. 

"Saya pikir sudah akan mati di situ, selalu saat bahaya di laut cuman ingat istri dan anak," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Valdy Suak
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help