TribunManado/

Kios Pedagang Berdiri di Kuburan Maumbi, Kisah Angkernya Berakhir

"Dulunya anak saya pernah melihat orang banyak berpakaian tentara di jalanan bermuka kaku, orang lain pernah melihat bola api."

Kios Pedagang Berdiri di Kuburan Maumbi, Kisah Angkernya Berakhir
TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS
Kios-kios pedagang mulai menjamur di kuburan Maumbi Minahasa Utara. Kisah angker kuburan ini begitu terkenal di kalangan warga sekitar. 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Arthur Rompis

TRIBUNMANADO.CO.ID, MINUT - Jalan di sekira pekuburan Desa Maumbi Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara dulunya dikenal angker.

Jalanan sangat gelap.

Sejumlah warga mengaku pernah menyaksikan penampakan di jalan tersebut.

Tak heran, banyak pengendara yang enggan melalui jalan itu kala malam.

Situasi kini berubah 180 derajat.

Tempat ini kini ramai kala malam seiring banyaknya proyek pembangunan di sekitar kuburan.

Lampu - lampu dari kantor PDI Perjuangan Sulut, patung Sukarno serta dari pembangunan proyek jalan ring road 3 yang berada sekitar kuburan menerangi jalan.

Suara bising dari puluhan pekerja proyek serta truk yang lalu lalang mengusir sunyi dari kuburan.

Mulai ramainya area kuburan itu dimanfaatkan sejumlah pedagang.

Linda misalnya membuka kios tepat di samping kuburan.

Ia mengaku kios itu selalu ramai kala malam. "Selalu ada yang beli rokok atau aqua," kata dia.

Linda yang merupakan warga sekitar mengaku tak mendapati penampakan lagi di jalan itu.

"Dulunya anak saya pernah melihat orang banyak berpakaian tentara di jalanan bermuka kaku, orang lain pernah melihat bola api atau bertubuh besar disana, namun kini tidak lagi," kata dia. (art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help