TribunManado/

Wow! Pemkot Manado Beli Kapal Khusus dari Cina untuk Atasi Sampah

Pemerintah kota Manado sudah berbicara dengan Menteri Luhut Panjaitan tentang pengelolaan Taman Nasional Bunaken,

Wow! Pemkot Manado Beli Kapal Khusus dari Cina untuk Atasi Sampah
TRIBUNMANADO/FRANSISKA NOEL
Pulau Bunaken dan Manado Tua dilihat dari atas Bukit Tumpa Manado Utara. Kota Manado memiliki keindahan alam luar biasa sehingga masuk dalam daftar 10 pulau favorit di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik. (TRIBUNMANADO/FRANSISKA NOEL) 

TRIBUNMANADO.CO.ID -Pemerintah Kota Manado mempunyai komitmen kuat untuk mengatasi masalah sampah, termasuk menyediakan sarana dan prasarana untuk itu.
Wali Kota Manado, Vicky Lumentut Senin (3/7), mengatakan kapal keruk akan diadakan tahun depan. Hanya mereka akan membangun lebih dahulu tanggul di sisi kiri dan kanan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Vicky mengatakan, rencananya Kapal Keruk sampah ini akan dianggarkan pada APBD 2018. ''Jadi mudah-mudahan tidak ada kendala, pada APBD tahun depan anggaran untuk membeli kapal keruk dari Cina sudah ada, '' ujarnya.

Mengenai pengelolaan Bunaken, katanya masih diproses. Sebelumnya pada Rabu (21/6), Wali Kota yang populer disapa GSVL ini mengatakan, Pemerintah kota Manado sudah berbicara dengan Menteri Luhut Panjaitan tentang pengelolaan Taman Nasional Bunaken, nantinya dikelola Pemerintah Kota Manado. Selama ini katanya pengelolaan bukan Kota Manado tapi hujatan karena kotor ada di Kota Manado.

"Bunaken dikelola Dewan Pengelola Taman Nasional Bunaken. Saya berikan jempol bagi mereka yang mampu mempengaruhi kementerian untuk ini. Konservasi nantinya tetap pusat, sedangkan yang merawat Kota Manado," ujarnya.

Ia ingin semua mengenal juga Bunaken. Bunaken harus menjadi unggulan.
"Bunaken menjadi satu dari tujuan wisata bersama Wakatobi dan Raja Empat. Tetapi kita bersyukur kepada Tuhan sebelum diluncurkan Fantastic Festival ini, kita sudah membahas soal status Taman Nasional Bunaken," katanya.

Dia pun menyentil bahwa sampah di Bunaken bukan hanya berasal dari lima hulu sungai, melainkan ada sampah yang berasal dari Kalimantan dan Gorontalo.

''Saya pernah mengamati sampah-sampah yang masuk ke Bunaken. Pernah ada gelondongan barang bekas yang bertuliskan Kaltim. Lalu pernah juga sampah ditengarai dari Gorontalo, '' ujarnya.

Orang nomor satu di Manado ini menduga ada proses alam yang membuat diwaktu tertentu sampah dari beberapa daerah menuju ke Taman Nasional Laut Bunaken.

Sementara, Wawali Manado, Mor Bastian mengatakan, proses pengelolaan Bunaken segera diproses pemerintah pusat untuk dialihkan ke Pemkot Manado. Izin akan diberikan kementerian terkait. (*)

Penulis: David_Manewus
Editor: Charles_Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help