TribunManado/

Gebyar Ketupat di Desa Tomboulikat Boltim Meriah

Gebyar ketupat di desa Tomboulikat, Kecamatan Tutuyan, Bolaang Mongondow Timur, Senin (3/7) begitu meriah.

Gebyar Ketupat di Desa Tomboulikat Boltim Meriah
NET
Ilustrasi

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN- Gebyar ketupat di desa Tomboulikat, Kecamatan Tutuyan, Bolaang Mongondow Timur, Senin (3/7) begitu meriah.

Berbagai lomba dilaksanakan warga Tombolikat seperti lari karung, panjat pinang, gigi leper dan tarik tambang. Tak kala menariknya yakni gigit koin di lemon.

Lomba ini diperuntukan untuk anak-anak mulai umur 6-11 tahun. Cara serta mainnya gampang, cukup mengambil koin yang sudah tertancap di lemon mengunakan mulut tanpa bantuan tangan.

Siapa yang paling banyak mengumpulkan koin pecahan Rp1.000 berhasil keluar sebagai penenag.

Nampak tiga orang anak sedang berlomba memindakan koin mengunakan mulut atau mengumpulkan koin satu diantaranya Gempa Ismail (11).

Wajah Gempa serta teman lain dipenuhi warnah hitam. Lemon yang ditancap koin diolesi dengan oli bekas.

"Saya berhasil dapat uang Rp11.000 pecahan Rp1.000," kata dia.

Koordinator gigit koin Marwan Kumalangit mengatakan, ada 30 peserta yang ikut dalam lomba ini.
Semuanya anak-anak.

"Acara ini hanya untuk memeriahkan gebyar ketupat yang setiap tahun digelar," ujar Marwan Kumalangit.

Pemenang dalam lomba ini, mendapat hadiah sesuai hasil yang didapat dalam gigit koin tersebut. Berbedah dengan hadiah lari karung, tarik tambang serta panjan pinang mencapai jutaan rupiah.

Sementara Ketua Badan Pemusyawaratan desa (BPD) Soleman Kodompit mengatakan kegiatan ini tiap tahun dilakukan dengan dana berasal dari swadaya masyarakat.

Selain lomba gebyar ketupat juga meliputi silaturami warga Boltim.

"Warga meletakan makanan serta minuman tepat di depan rumah. Tujuannya ingin memanggil tamu yang lewat," kata dia.

Tradisi ini sudah turun-terumun dilakukan warga Boltim tiap selesai melaksanakan Idul Fitri. (Ven).

Penulis: Vendi Lera
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help