Sampah dan Tikus Kotori Pantai Manado, Warga: Ahok Jadikan Gubernur Saja!

Tikus-tikus keluar dari sela bebatuan, jumlahnya puluhan bahkan ratusan. Di sela-sela bebatuan tampak sampah berserakan.

Sampah dan Tikus Kotori Pantai Manado, Warga: Ahok Jadikan Gubernur Saja!
FOTOGRAFER TRIBUN MANADO/ANDREAS GERALD RUAUW
Sampah dan tikus kotori pantai di Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sore, Jumat (30/6), sekira pukul 16.00 wita banyak warga yang duduk di beton tepi pantai dekat Manado Convention Center (MCC). Semakin sore tampak makin banyak warga yang duduk santai di lokasi ini.

Sayangnya keindahan sore itu ternoda dengan banyaknya sampah di antara bebatuan di tepi pantai. Tepatnya dekat tanggul penahan ombak.

Di sela-sela bebatuan tampak sampah berserakan. Paling banyak di antara itu merupakan sampah plastik. Setelah itu terlihat steroform, dan sampah-sampah organik.

Di antara sampah itu terdapat kulit durian yang biasa dibeli di dekat tempat bersantai itu. Tak jauh dari situ ada batang pohon yang sudah mengering jatuh di atas bebatuan.

Tikus-tikus keluar dari sela bebatuan, jumlahnya puluhan bahkan ratusan.

Semilir angin kadang menghembuskan bau busuk. Walau begitu, mereka yang asyik dimabuk cinta tetap bertahan menunggu waktu malam tiba.

''Saya baru kali ini duduk di sini. Tapi bau sampah menyengat memang, '' ujar Uce (28), warga Malalayang sambil menunjuk ke arah bebatuan.

Mita Muabuay (25), warga kampus mengaku sudah beberapa kali datang ke situ. Ia bisa sebulan dua kali ada di situ."Sampah selalu ada di sini. Banyak tikus pula. Kebetulan capek jadi duduk di sini," katanya.

Mita dan kawannya-kawannya saat ditemui Tribun mengaku memilih duduk membelakangi laut. Mereka hanya memakai tempat itu untuk bersantai bukan untuk menikmati pemandangan laut.

"Apalagi takut ada tikus. Kasihan juga tempat ini. Kalau tergenang lebih banyak sampah di atas laut," katanya. Menurutnya, kesan itu tidak bagus untuk pariwisata.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help