TribunManado/

Pemilihan ASN Berprestasi, Mor: SKPD yang Tak Ikut, Kirim Namanya di Grup WA

Kegiatan pemilihan Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi pemerintah kota Manado tidak diikuti 14 Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD).

Pemilihan ASN Berprestasi, Mor: SKPD yang Tak Ikut, Kirim Namanya di Grup WA
ISTIMEWA/HANNY WONG KANDOU
Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Mor Bastian 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Kegiatan pemilihan Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi pemerintah kota Manado tidak diikuti 14 Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD). Yang hadir dalam pembukaan di aula pemerintah Kota Manado, Rabu (21/6) hanya 84 dari 112 yang mendaftar

Itu dikatakan Kepala BKPP Kota Manado Cory Tendean, saat memberikan laporan kegiatan. Padahal Tendean sebelumnya mengatakan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas ASN.

"Juga meningkatkan etos dan prestasi kerja yang baik.  Yang kedua meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, juga mempertahankan Pancasila dan UUD 1945," katanya.

Penilaian juga katanya dari kedisiplinan tes tertulis akan diadakan tes praktek dan wawancara. Juri antara lain asisten 1, dan 2, inspektur, kadis pariwisata, kepala BKPP, dan kaban kesbangpol.

"Terbaik satu akan mengikuti kegiatan di propinsi. Pemenang satu, dua, dan tiga akan mendapatkan penghargaan studi komparasi keluar daerah," katanya.

Wakil walikota Manado Mor Dominus Bastiaan meminta nama-nama SKPD yang tidak mengirim perwakilan itu dikirim ke Whatsapp Group Pemko. Nama-nama itu akan dibaca walikota.

"Saya yakin perangkat daerah tidak mungkin tidak mengirimkan. Perwakilan BKPP juga harus berprestasi dalam kegiatan ini," ujarnya.

Ia mengatakan manusia perdesaaan terpojok karena pergerakan cepat masyarakat. Tanah makin berkurang

"Lahan sudah terbatas dan sulit mempertahankan kehidupan banyak yang akhirnya datang ke perkotaan dengan iming-iming gaji lebih tinggi. Itu bukan hanya terjadi di Indonesia tapi seluruh dunia.

"Penduduk Kota Manado yang dahulu 300 Ribu sekarang sudah 530 Ribu. Itu yang membuat pemerintah harus punya inovasi," katanya.

Pemerintah kota Manado lalu membuat konsep smart city. Itu katanya demi memberikan pelayanan yang lebih baik

"Ini agar kita tidak kewalahan. Intinya tenaga kerja harus cerdas," ujarnya.

Pegawai sebagai pelayan masyarakat harus beradaptasi dengan teknologi yang ada. Pegawai berprestasi harus berbeda.

"Penilaian juga harus diugrade. Standar harus lebih tinggi agar lebih baik," katanya. (dma)

Penulis: David_Manewus
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help