TribunManado/

Jacomina : Pemuda GMBIM Jadi Agen Penerus Pembangunan

Pendeta Jendry Lumenta, Ketua Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) Wilayah Boroko, mengajak seluruh generasi muda

TRIBUNMANADO.CO.ID—Pendeta Jendry Lumenta, Ketua Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) Wilayah Boroko, mengajak seluruh generasi muda di daerah untuk menjauhi penyalahgunaan lem dan obat batuk. Sebab, penyalahgunaan lem dan obat dapat merusak masa depan generasi penerus pembangunan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

"Selain dapat diproses secara hukum, penyalahgunaan lem dan obat batuk dapat merusak masa depan generasi muda GMIBM. Jadi, mari jauhi penyalahgunaannya, agar pemuda dan remaja GMIBM dapat menunjukkan jati dirinya, sebagai generasi penerus yang dapat diandalkan untuk membangun daerah,’’ kata Lumenta saat membuka Kemah Kerja Pemuda dan Remaja GMIBM Wilayah Boroko, di Jemaat Syalom Tanjung Sidupa, Selasa (20/6).

Seluruh pemuda dan remaja GMIBM Wilayah Boroko, diminta Lumenta untuk hidup benar sesuai dengan teladan yang ditunjukkan oleh Yesus Kristus. ‘

’Raih cita-cita dengan penuh semangat dan hidup benar seperti yang diteladankan oleh Kristus,’’ tuturnya.
Kemah Kerja Pemuda dan Remaja GMIBM Wilayah Boroko akan dilaksanakan hingga Jumat (23/6) diikuti oleh ratusan peserta dari 10 Jemaat.

Sejumlah kegiatan akan digelar pada kemah tersebut, seperti bakti sosial, seminar, lomba volley, sepak takraw, bintang vokalia, vocal group, cerdas cermat Alkitab, berpacu dalam melodi, busa gereja, dan tenda terbaik.

Jacomina Moningka Mamuaja, Asisten Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kehumasan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara menilai, kemah kerja pemuda dan remaja GMIBM sangat penting digelar, untuk membentuk sumber daya manusia yang handal dalam membangun daerah kedepan. ‘’Mudah-mudahan pemuda dan remaja GMIBM yang hadir pada kemah kali ini, bisa menjadi pemikir untuk membangun daerah dan bangsa ini kedepan,’’ tukasnya. (War)

Penulis: Warsteff_Abisada
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help