TribunManado/

Elpiji di Bolsel Sulit Didapat

- Kelangkaan gas elpiji 3 kg mulai dirasakan oleh masyarakat Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Elpiji di Bolsel Sulit Didapat
whatindonews
Ilustrasi.

TRIBUNMANADO. CO. ID, MOLIBAGU- Kelangkaan gas elpiji 3 kg mulai dirasakan oleh masyarakat Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Seperti yang dikatakan oleh Ulis Aliu warga Kecamatan Pinolosian Selasa (20/6). Hampir semua desa dan pangkalan yang ada di Kecamatan tersebut sama sekali tak ada Elpiji.

"Memang harga dipangkalan tidak ada kenaikkan, tetap Rp 22 ribu untuk jalur Pinolosian. Tetapi justru langkah dan tak ada sama sekali gas Elpiji. Kami heran, kok bisa yang di wilayah kami masih juga kesulitan elpiji," aku Ulis.

Senada dikatakan warga lainnya di Desa Nunuk, Amna Lahabu. Dia mengatakan, tak hanya di pangkalan-pangkalan yang langka, di warung-warung juga tak ada sama sekali.

"Gara-gara tak ada Elpiji, akhirnya kami memasak menggunakan kayu bakar," kata dia kesal.

Menanggapi hal tersebut, Kasubag Energy dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bagian Pembangunan Pemkab Bolsel, Rizky Ramli ST mengakui, jika pihaknya sudah mengantisipasi kelangkaan tersebut.

Dia mengatakan, jika pihaknya sudah melakukan permintaan penambahan ke pihak Pertamina.

"Alhamdulillah, kita mendapatkan ketambahan Delapan truck dari total yang sudah ada dan masing-masing truck berisi 560 tabung gas elpiji. Itu akan disebar ke semua desa dan pangkalan yang ada," kata Rizky.

Dia juga mengakui, saat ini Bolsel baru memiliki 64 pangkalan Elpiji. Itu pun, dinilai masih sangat kurang dan belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada saat ini. Sebab, harusnya kata Rizky, minimal satu desa memiliki satu pangkalan.

"Tetapi kalaupun ini masih kurang, kita akan kembali melakukan permintaan penambahan ke pihak pertamina," pintanya.

Menanggapi hal ini, Juru Bicara Pemkab Bolsel, Ahmadi Modeong SPd menegaskan, hal ini harus secepatnya diselesaikan oleh instansi teknis.

"Solusinya harus cepat diselesaikan. Jangan hanya didiamkan, supaya kebutuhan masyarakat bisa secepatnya terpenuhi," tegas Ahmadi. (lix)

Penulis: Valdy Suak
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help