TribunManado/

Pasca Operasi di RS Kandou, Selera Makan Bocah Penderita Hidrosefalus tak Berkurang

Usianya baru satu tahun 11 bulan, namun Juliandro Manarisip harus menjalani operasi karena menderita penyakit hidrosefalus.

Pasca Operasi di RS Kandou, Selera Makan Bocah Penderita  Hidrosefalus tak Berkurang
TRIBUNMANADO/SHITY NURJANAH
Juliandro Manarisip (1) bocah penderita hidrosefalus sedang dirawat di RS Kandou Malalayang

Laporan Wartawan Tribun Manado Sity Nurjanah 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Usianya baru satu tahun 11 bulan, namun  Juliandro Manarisip harus menjalani operasi karena menderita penyakit hidrosefalus

Jumat (16/6/2017) siang, pasca dioperasi Bocah tersebut sudah dirawat di ruang picu Rumah Sakit Prof Kandou, Malalayang. Ruang itu tak sembarang dimasuki orang. Ada ruang tunggu di sebelah kanan pintu masuk.

Ruang itulah yang menjadi tempat bagi keluarga pasien dan tamu yang datang. Petugas hanya memperbolehkan satu penjaga di ruang picu tersebut. Empat jam sekali berganti orang untuk menjaga pasien.

Rina Manarisip (29) ibu bocah malang ini terlihat pucat dan kusut. Hanya mengenakan kaus merah dan celana panjang bunga-bunga.

Warga Poslaten Satu, Minahasa Selatan itu mengatakan kondisi Juliandro saat ini sudah mulai pulih pasca operasi Kamis (15/6/2017) pukul 09.00 Wita.

"Dokter bilang, kalau kondisinya cepat pulih besok sudah masuk ruangan sal," ungkapnya dengan nada pelan.

Diaa mengatakan, awalnya dirinya tak mengetahui sang anak menderita penyakit hidrosefalus.

"Umur dua bulan sebelum keluar cairan dari telinga, saya baru menyadari kepala anak saya bagian belakang berasa lembek," katanya.

Setelah kejadian itu, dirinya membawa sang anak ke rumah sakit Kalooran Amurang. Di minggu pertama setelah pemeriksaan, dokter menyebut tengkorak kepala anaknya tidak menyambung.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help