TribunManado/

Diduga Membunuh Wanita asal Tumumpa, Polisi Tangkap AP di Perkebunan

AP pun digiring Tim Macan Polresta Manado dan Tim Reskrim Polsek Tuminting ke Mapolsek Tuminting pada pukul 22.47 Wita.

Diduga Membunuh Wanita asal Tumumpa, Polisi Tangkap AP di Perkebunan
TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO
AP terduga pelaku pembunuhan terhadap Joan Ivana Margaretha Palit (29) warga Tumumpa saat berada di Mapolsek Tuminting, pada Jumat (16/6/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Polisi menangkap AP, terduga pelaku pembunuhan terhadap Joan Ivana Margaretha Palit (29) warga Tumumpa saat bersembunyi di Perkebunan di Likupang,  pada Jumat (16/6/2017).

AP pun digiring Tim Macan Polresta Manado dan Tim Reskrim Polsek Tuminting ke Mapolsek Tuminting pada pukul 22.47 Wita.

Saat dibawa ke kantor polisi, AP mengenakkan kaos warna abu-abu dan celana jeans warna biru.

"Dia kami tangkap saat bersembunyi di kebun," kata Kanit Buser Polresta Manado Ipda Herry Johanis.

AP pun telah mengakui perbuatannya kepada polisi. "Ketika ditanyakan ia langsung mengakui perbuatannya," ungkapnya.

 Jasad korban ditemukan mengapung oleh anggota Polsek Bunaken Kepulauan Bripda Jimmy Mangundap yang sedang melakukan patroli di Perairan Laut Aru Kecamatan Bunaken Kepulauan, pada Jumat (16/6/2017) sekitar pukul 12.30 Wita.

Kanit Identifikasi Polres Manado Iptu Maxi F. Welan mengakui korban memiliki empat luka tebasan senjata tajam.

"Ada empat luka, di bagian wajah sebelah kiri, di bagian kepala belakang, dan kedua tangan. Tangan sebelah kiri bahkan nyaris putus," katanya.

Suami korban Jerry Jems Badoa (32) mengungkapkan dia, korban bersama seorang wanita berinisial DM sedang minum minuman keras di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tumumpa pada malam saat kejadian.

"Malam itu, saya dan istri sedang meneguk minuman keras di tempat pelelangan ikan. Lalu AP (terduga) datang dan mengatakan bahwa 'kami dipanggil oleh orang di warung sebelah'," ungkapnya.

Jerry dan DM pun menuju warung yang tak jauh dari lokasi tersebut. 

"Ketika kami kembali, saya lihat istri saya sudah beradu mulut dengan dia. Istri saya bilang ada hak apa kamu mengusir saya dari sini," ungkap Jerry.

Jerry kemudian melerai keduanya dan tak lama kemudian AP pergi dari tempat itu.

"Dia pergi naik sepeda motor, tapi 10 menit kemudian dia kembali lagi. Tiba-tiba langsung menebas kami secara membabi buta. Saya langsung lari dan sudah tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya," ungkapnya.

Penulis: Nielton Durado
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help